"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Wednesday, 18 July 2018

Kantor Desa Mirip Istana Merdeka Jakarta Di Jember Jadi Tempat Wisata Dadakan

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Sebuah bangunan kantor Desa mirip Istana Merdeka Jakarta berdiri megah ditengah areal persawahan Desa Kemuningsari Kidul, Jenggawah Jember Jatim.

Selain terdapat 12 anak tangga dipintu masuk kantor desa ini juga terpancang enam beton tiang yang diatasnya terdapat lambang Pancasila. Karena keunikannya,  Kantor Desa ini kerap kali dijadikan tempat wisata dadakan, untuk berselfieria oleh kalangan muda-mudi.

Ide itu, muncul, ketika dirinya terpilih sebagai kepala desa pada tahun 2013 lalu. “Kemudaian awal Tahun 2014, saya bersama BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, berembuk dan sepakat untuk membangun kantor desa dengan bangunan ,” Ungkap kepada Kemuningsari Kidul Sujarwo, Rabu (18/7/2018).

Menurutnya untuk membangun kantor desa itu, pemerintah desa butuh dana sekitar Rp 1,8 miliar dan waktu sekitar empat tahun. Karena anggaran yang terbatas, pembangunannya dilakukan bertahap, dimulai awal tahun 2014, kemudian diresmikan Bupati dan baru ditempati pada tanggal 7 Juli 2018 lalu.

“Anggaran itu kami peroleh berasal dari sumber swadaya masyarakat dan hasil dari Pendapatan Asli Desa (PAD). Meski kondisi bangunannya belum sempurna, namun aktivitas pelayanan di kantor desa kemuningsari kidul ini berjalan seperti biasa”, jelasnya.

Rencananya kedepan pihaknya, akan  membangun taman bermain sehingga bisa menjadi salah satu tempat wahana wisata di jember. “Agar pengunjung yang datang ke sini betah, makanya kita akan bangun taman bermain dan warung makan di sekitar kantor desa,” katanya.

Salah satu pengunjung, Shofi Nugroho mengaku sangat senang  dapat datang dan  berua foto disini. “Tidak perlu jauh-jauh datang ke Jakarta, kalau hanya ingin untuk mengabadikan foto didepan Istana Merdeka, cucup di Kantor desa ini” akunya dengan tersenyum. (eros/arto).

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: