"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Wednesday, 1 August 2018

Polres Bersholawat Untuk Mewujudkan Jember Aman

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Sehari sebelum peresmian Masjid Malja’ul Abidin, Polsubsektor Ajung dan Samsat Corner oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Drs Mahfud Arifin SH, Kapolres gelar Jember Bersholawat.

Kegiatan Polres Jember bersholawat yang digelar Rabu (1/8/2018) malam di halaman Mapolres Jember ini juga dimaksudkan untuk mewujudkan Jember aman, tertib dan Kondusif. “Kita berdoa agar Jember ini menjadi aman kondusif dan nyaman bagi semuanya”, Kata Kapolres Jember, AKBP Kusworo Wibowo.

Ribuan peserta mulai dari penjabat Polres dan jajarannya, Kapolsek dan anggota, para ulama serta jama'ah sholawat Al Gofilin asuan gus Baikun Talangsari bersama santrinya tampak berdo'a dan zikir serta melakukan pujian diiringi hadrah Al Gofilin menambah suasana semakint hidmad.

“Jadi kita berdoa supaya Jember ini menjadi Jember yang Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghofur, semoga yang kita ikhtiarkan nanti seperti peresmian Masjid Malja’ul Abidin, Polsubsektor Ajung dan Samsat Corner, diijabai oleh Allah dan kita semua diberikan perlindungan”, harapnya.

Menurutnya bahwa Masjid Malja’ul Abidin yang artinya adalah tempat bersandarnya hamba-hamba kepada Allah, “jadi kalau polisi itu capek, letih maka harus bersandar ia Kepada Allah, adakalanya ia arogan, bersandar kepada Allah, bahwa Allah maha segalanya”, pungkasnya.  

Hal senada disampaikan, Gus Baykun, menurutnya tiap kali disebut nama kekasih Allah, maka akan turun Rahmad. Jika disebut nama Rasulullah Nabi Muhammad SWA, Allah berjanji akan menurunkan 10 kali Rahmad, ampuni 10 Dosa, turunkan 10 kebaikan dan Allah akan menaikan 10 derajat ibadahnya.

“Alhamdulillah, lanjutnya, malam ini begitu banyak sekali yang membaca Sholawat, mudah-mudahan Jember, dipenuhi Rahmad Allah SWT”. Bersholawat merupakan salah satu bentuk paling murah dalam menjaga  ketertiban dan Keamanan dan menyatukan ulama dan umaro”. Pungkasnya.  (edw).

Berita Terkait Sosial Budaya

No comments: