"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"
Custom Search

Wednesday, 19 September 2018

Kabupaten Jember Terima Penghargaan Peningkatan Kinerja OP SDA Dari Kemen PUPR

Sumbar, MAJALAH-GEMPUR.Com. Bupati Jember Selasa (18/9/2018) malam meerima Penghargaan Peningkatan Kinerja Berbasis Partisipasi Masyarakat menuju pencapaian OPSDA SDA dari Kemen PUPR.

Pemberian penghargaan kepada Bupati Jember, dr Faida, MMR disrahkan oleh Dirjen Bina Pembangunan Daerah, Diyah Indrajati dihadapan BAPPENAS, Kemen PUPR, Kemendagri, Kemenko Perekonomian KLHK, Kemenkeu, Gubernur, beserta Walikota dan Bupati Se Sumatra Barat.

Dalam rangkaian acara Pemberian Penghargaan juga digelar Talk Show dengan Narasumber, Gubernur Sumbar Prof.Dr.Irawan Prayitno, dan Dirjen Bina Pembangunan Daerah Diyah Indrajati dan  para Kementrian terkait, dipimpin oleh moderator dari Presenter TV Swasta Nasional Dwi Angga.

“Penghargaan ini merupakan kali ketiga, tahun 2017 Jember telah menerima penghargaan dikatagori bidang irigasi terbaik Nasional, dan penghargaan tertinggi hasil panen gabah Nasional”, jelas Bupati Jember, dr Faida, MMR usai terima penghargaan di Gedung Ball Rum Grenn Ina Sumbar, Rabu, (19/9/2018) pagi.

Untuk Tahun ini mendapatkan penghargaan Kabupaten / kota terbaik katagori Peningkatan Kinerja Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air Berbasis Partisipasi Masyarakat. “Penghargaan ini merupakan bentuk komitmen janji kerja bupati, yang telah menganggarkan dari 25 milyar menjadi 43 milyar”, jelasnya.

Berkat pemeliharaan irigasimya yang dapat berjalan dengan baik, maka setiap musim tanam padi pada musim pertama bisa 90 persen tanam padi, sebihmya pada musim tanam yang kedua 60 persen, dan musim tanam yang ketiga 30 persen.

Hal senada disampaikan kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Sumber Daya Air Ir Rasit Zakaria, menurutnya kesuksesanya berkat dukungan anggaran yang memadai. " Yang sebelumnya per hektar hanya 10 ton, dalam setahun bisa mencapai 1 juta, tahun depan target kami 1,2 ton." Katanya

Selain itu untuk menigkatkan hasil panen di daerah Hilir yakni wilayah kecamatan Wuluhan, Kencong dan Ambulu, agar dapat lebih meningkat, selebihnya pembentukan kelompok himpunan pengelola air (HPA) berjumlah dua ratus lebih ini menambah nilai plus" pungkas Rasit Zakaria. 

Sementara Bambang Heri Mulyono selaku Panitia, tim penilai menyampaikan bahwa Jember terpilih sebagai Kabupaten terbaik tingkat Nasional, karena memenuhi 7 kreteria. "Yakni makin luas menangani irigasi maka nilainya semakin tinggi”, Jelasnya

Selain ini lanjutnya kepedulian pemerintah daerah menyediakan dana oprasi dan pemeliharaan,  selebihnya insdek besar luasan pertanaman, serta kinerja sistem irigasi dan terakhir adalah ketersediaan tenaga operasi dan pemeliharaan irigasi seperti penjaga pintu air." Pungkasnya.

Perlu diketahui bahwa  Lomba Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (OPSDA) Tingkat Nasional ini digelar Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) melalui Direktorat Bina Operasi dan Pemeliharaan.

Terdapat beberapa kategori yang lombakan, diantaranya Daerah Irigasi (Permukaan) Teladan, Petugas OP Irigasi Permukaan dan Irigasi Rawa Teladan, Komunitas Peduli Sungai, Unit Pengelola Bendungan dan Petugas OP Bendungan Teladan.

Kegiatan  ini untuk memberikan apresiasi terhadap insan pengelola sumber daya air dalam melaksanakan kegiatan operasi dan pemeliharaan, mendorong peningkatan pelayanan, meningkatkan pemahaman, perhatian dan komitmen pimpinan terhadap pelaksanaan operasi dan pemeliharaan . (edw)

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: