"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Tuesday, 30 October 2018

Bupati Jember Bareng Warga Berbagi Kebahagiaan Dengan Korban Palu Donggala

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Bupati Jember bersama warga Kecamatan Ambulu Selasa (30/10/2018) siang berbagi kebahagian dengan para korban gempa-tsunami di Palu, Sigi, Donggala Sulawesi Tengah.

Berbagi bahagia itu diwujudkan pemberian bantuan kepada para korban asal Kecamatan Ambulu pada peristiwa Jum’at 28 September 2018 lalu. “Spontanitas dana terkumpul Rp 56 juta 300 ribu, uang itu disalurkan kepada 85 jiwa 27 kepala keluarga,” jelas Camat Ambulu Sutarman di Masjid Baitul Muttaqin.

Nursalim, perdagang cilok di Donggala, mengaku, tergulung ombak beberapa puluh menit, hingga tulang rusuk sakit dan pendengarannya melemah.  Ia telah mendapat perawatan di Jember berkat upaya masyarakat dan Muspika Ambulu. Setelah mendapat perawatan di RSD Soebandi, Nursalim mengaku sudah lebih baik.

Sementara Korban lain mengaku masih trauma jika mendengar suara gemuruh. “Mudah-mudahan dengan pertemuan ini, yang dihadiri Bupati, dapat mengobati para korban. Dan, semua harus punya semangat, punya keyakinan yang kuat, dan diberi kesehatan dan rezeki yang lebih baik,” tutur Sutarman.

Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR mengungkapkan rasa bangganya atas kepedulian para kiai, ulama, kepala desa, anggotan dewan, dan masyarakat. “Melayani orang yang kena musibah lebih penting dari lainnya. Juga acara ini di masjid, mengingatkan kita semua itu karena kekuatan dari Allah SWT,” tuturnya.

Menurut Faida hal ini perlu disyukuri, karena masih diberi izin selamat oleh Allah SWT, sehingga masih diberi kesempatan untuk menata dan memulai hidup baru di Jember. "Bapak ibu tidak sendiri, bersama kami semua keluarga di jember, tidak boleh ada korban Palu disini balik ke Jember masih susah,” ujarnya.

Kepada Muspika Ambulu, bupati berterima kasih karena selalu memperbarui data dan menyampaikan lewat WA ke bupati. Data itu penting, karena pelayanan yang diberikan akan cepat. Korban pun dapat cepat bisa bekerja lagi maupun sekolah lagi dengan data kependudukan baru.

Dari data kependudukan terdapat 27 kepala keluarga dengan 85 anggota keluarga. Dokumen adminduk mereka ada yang sudah jadi.  Ada pula yang datanya masih di Palu. Dispenduk yang akan menarik data di Palu, agar bapak ibu bisa langsung menjadi warga, ber-ktp Jember tanpa mengurus langsung ke Palu.

Ada 3 orang yang masih menjadi warga Donggala, dan sisanya warga Palu. Data adminduk mereka ini masih diurus untuk satu hingga dua hari kedepan. Sebagian sudah menerima KTP, KK, dan akte kelahiran. “Mudah-mudahan ini dapat memperlancar ikhtiar semuanya,” harapnya.

Bagi anak anak, harus bisa langsung sekolah lagi. Biaya ditanggung pemerintah Kabupaten Jember. Yang kuliah mendapatkan beasiswa Pemerintah Kabupaten Jember, meliputi Uang Kuliah Tunggal dan biaya hidup. Semua anggota keluarga mendapatkan BPJS KIS yang dibiayai Pemerintah Kabupaten Jember setiap bulannya.

Bupati juga meminta kades dan camat untuk mendata korban yang kehilangan pekerjaan. Pemkab Jember akan membantu modal. Jika penjual makanan dibantu peralatannya seperti rombong . Tani dibantu pemodalan awal bibit sayur dan lainnya.

"Semoga bapak - ibu bisa melewati fase kesusahan ini, lahir kekuatan iman dan kesabarannya, lebih tangguh mengarungi kehidupan, “Kelak menjadi orang lebih peduli dan berguna bagi keluarga, nusa, dan bangsa. Kita yakin, dengan keimanan iman yang tinggi, semangat yang tinggi, akan pulih dan bangkit," sarannya.

Sembari membagikan bantuan berupa uang dan sembako, Faida memberikan pelukan empati. Rasa haru dirasakan oleh penerima bantuan. Mereka tampak mengusap air mata. Air mata mereka meleleh, di tempat mereka duduk dan saat dalam pelukan Bupati Faida. (eros).

Berita Terkait Sosial Budaya

No comments: