"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"
Custom Search

Saturday, 13 October 2018

Para Penyandang Disabilitas Ikuti Jember Para Games Yonif Raider 509

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Puluhan penyandang disabilitas Kabupaten Jember Jawa Timur Sabtu (13/10/2018) mengikuti kompetisi olahraga Jember Para Games bertajuk “Paralympian Games 2018”

Mereka terlihat bersemangat mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh kesatuan Yonif Raider 509 Kostrad yang bersinergi dengan National Paralympic Commitee Jember.  Ada tiga cabang olahraga yang diperlombakan kali ini, di antaranya catur, tenis meja, dan bulu tangkis.

Menurut Komandan Yonif Raider 509 Kostrad, Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin bahwa kompetisi ini disamping memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasionla Indonesia (TNI) Ke 73 juga dalam rangkan  menyemarakkan perhelatan Asian Para Games 2018 di Jakarta sejak 6-13 Oktober 2018.

“Apalagi saat ini Indonesia sebagai tuan rumah Asian Para Games 2018 dimana hari ini penutupannya, juga selaras dengan Program Pemkab Jember sebagai Kota Ramah Difabel, oleh sebab itu kami  menyelenggarakan kompetisi olahraga difabel ini,” katanya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang menyalurkan bakat keolahragaan dan memupuk rasa percaya diri para atlet difabel. Sehingga memotivasi para penyandang disabilitas untuk percaya diri dan berbuat banyak bagi bangsa dan negara," ucapnya. 

Disamping itu dengan digelarnya kegiatan yang diikuti sebayak sebanyak 44 atlet peserta difabel ini juga diharapkan, bisa lahir atlet-atlet difabel berprestasi dari Jember yang bisa mengikuti kejuaraan nasional bahkan masuk dalam squad Asian Para Games nantinya. “

Untuk itu Danyon La Ode bertekat, Kompetisi ini akan diagendakan setiap tahunan, bahkan ditambah cabang olahraga baru seperti atletik, renang serta tolak peluru. “Kami telah berkoordinasi dengan para guru Sekolah Luar Biasa (SLB), kami akan sinergi, jadi kami sediakan tempat olahraganya untuk mereka,” pungkasnya.

Salah satu guru pendamping, mengapreasiasi program Yonif Raider 509. Ia membawa 6 siswanya di kompetisi ini.  “Murid-murid kami senang, meski tidak begitu bisa tapi dia berusaha bisa,” kata guru olahraga SLB Negeri Patrang Jember dan berharap murid-muridnya dapat menjadi atlit professional.

Kendati cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan tidak semua dikuasi, namun kata Rubaiyah, mereka memaksakan ikut dan berlatih agar bisa tampil maksimal. "Iya mereka maksa ikut meskipun kayak tenis meja itu bukan spesialisasinya. Kebanyakan disini yang saya bawa menguasai atletik," ucapnya. (eros).

Berita Terkait Olahraga

No comments: