"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Monday, 22 October 2018

PT BSI Berjanji Akan Komitmen Terapkan K3 Di Tambang Emas Banyuwangi

Banyuwangi, MAJALAH-GEMPUR.Com. Anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MCG), PT BSI berjanji akan komitmen terapkan kaidah penambangan yang baik (good mining practices) dalam operasionalnya di Tambang Emas Tumpang Pitu Pesanggaran Banyuwangi.

Hal ini terlihat dari capaian keberhasilan PT Bumi Suksesindo (BSI) dalam menerapkan sistem kerja yang aman bagi para pekerjanya. Bahkan tahun ini, PT BSI berhasil mencatatkan 10 juta jam kerja tanpa kehilanganjam kerja akibat kecelakaan (non-lost time injury-LTI).

Hal ini merupakan prestasi yang luar biasa. Jenis pekerjaan pertambangan yang memiliki tingkat resiko kecelakaan sangat tinggi, ternyata bisa bekerja tanpa kehilangan jam kerja  hingga 10 juta jam kerja. Sementara penggunaa  alat alat berat, bahan berbahaya, dan lokasi kerja yang ekstrim tentu berpotensi menimbulkan kecelakaan hingga kehilangan jam kerja.

Capaian ini sendiri, sebagaimana dikatakan Boyke Abidin selaku direktur PT BSI, tidak lah datang begitu saja. Tetapi semua itu melalui usaha yang keras dan komitment yang tinggi terhadap kesehatan dan keselamatan kerja (K3) dengan semua pihak yang terlibat dalam operasi tujuh bukit. "Ini prestasi semua pihak yang terlibat dalam operasi Tujuh Bukit. Selain kerja keras juga berkomitmen terhadap K3,"  lontar Boyke, saat launching 10 jam kerja tanpa kecelakaan, Senin, (22/10/2018).

Sementara untuk memastikan semua pihak yang terlibat dalam Operasi Tujuh Bukit, selain komitmen K3, juga diterapkan perangkat kerja yang aman. Diantaranya ada OK-KAN, Tahan, Takon 7, JSEA dan golden rules. "Keberadaan perangkat ini untuk memastikan setiap pekerja agar memahami pekerjaannya sendiri dengan baik. Sekaligus yang bersangkutan bisa memahami serta bisa mengantisipasi bahaya yang mungkin muncul," paparnya lagi.

Selain menerapkan komitmen K3, tambah Boyke, perusahaan juga mengutamakan pekerjanya. Hal ini sejalan dengan visi perusahaan induknya, PT Merdeka Copper Gold (MCG) agar menjadi perusahaan nasional yang berskala internasional. "Prioritas kami adalah kesejahteraan pekerja. Karena berkat mereka ini lah kelak perusahaan ini akan berubah jadi berskala internasional," tandas Boyke. (kim).

Berita Terkait Lingkungan

No comments: