"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Sunday, 2 December 2018

Dukung Indonesia Pusat Ekonomi Syariah dunia, BI Jember Gelar ISEF

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Untuk mendukung visi Indonesia sebagai pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah dunia, BI akan menggelar Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-5 di Surabaya.

Kegiatan bertema “Strengthening National Economic Growth: The Creation of Halal Value Chain and Innovative Vehicles” akan digelar pada 11-15 Desember 2018. Demikian disampaikan  Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jember Hestu Wibowo, saat acara di Jember, Minggu (2/12/2018).

ISEF ini terdiri dari Sharia Forum dan Sharia Fair. “Sharia Forum ISEF berperan sebagai forum ilmiah yang mengintegrasikan pemikiran dan inisiatif nyata untuk mendukung berkembangnya ekonomi dan keuangan Indonesia yang adil, bertumbuh sepadan dan berkesinambungan sesuai dengan nilai-nilai syariah.

“Sharia Forum mencakup 25 kegiatan terdiri dari Talkshow, Seminar/Workshop, dan International Working Group Meeting. Sementara Sharia Fair mengambil peran sebagai forum komunikasi, promosi dan edukasi (Fair), mencakup 16 kegiatan terdiri dari Talkshow, Workshop dan Hiburan”, jelasnya.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut, BI Jember, akan melibatkan Perbankan Syariah, Pelaku Usaha, Akademisi, dan Praktisi pada hari ini mengadakan kegiatan Road To ISEF 2018 dengan beberapa kegiatan berupa pameran produk UMKM dan Perbankan Syariah, Talkshow, dan Bedah Buku.

Kegiatan pagi ini kata Hestu, untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha akan potensi ekspor berbasis Industri Halal, dan pemahaman masyarakat secara luas akan ekonomi syariah. Pasalnya opulasi Muslim global mendekati 3 (tiga) miliar dengan total perdagangan tahunan produk dan jasa halal mencapai multi-triliun dolar (Halal Industry Development Corporation, 2018).

Produk dan jasa halal ini mencakup beberapa sektor, dengan potensi terbesar meliputi sektor industri makanan, minuman dan turunannya, sektor industri farmasi, dan sektor industri kosmetika. Seiring kekuatan pasar konsumen Muslim yang terus berkembang di seluruh dunia, sektor industri Halal pun berkembang dengan pesat dan memiliki potensi yang sangat besar.

“Secara nasional ekonomi dan keuangan syariah berkembang cukup baik yang telah terlepas dari fenomena ‘five percent trap’. Sampai dengan pertengahan tahun 2018, market share ekonomi dan keuangan syariah mampu menembus porsi 8,47 persen terhadap ekonomi dan keuangan secara keseluruhan”, lanjutnya.

Di wilayah se-eks Karesidenan Besuki dan Lumajang, kondisi ekonomi dan keuangan syariah tercatat cukup baik ditandai dengan pertumbuhan yang positif. Namun, angka pertumbuhan pembiayaan masih perlu menjadi perhatian dengan tingkat pertumbuhan yang masih relatif kecil dibawah pertumbuhan kredit konvensional.

Indonesia, dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia merupakan faktor pendukung pengembangan ekonomi syariah di dalam negeri. Pemenuhan kebutuhan domestik akan produk halal, dan peluang ekspor produk halal perlu ditangkap dan dikelola secara bersama oleh seluruh pihak yang berkepentingan.

Sinergi yang berkesinambungan antara pihak-pihak yang berkepentingan, saya yakini dapat mempercepat pengembangan ekonomi syariah di Indonesia khususnya di Jember. Terpenuhinya kebutuhan produk halal oleh produk dalam negeri, peningkatan ekspor produk halal, dan peningkatan kinerja perbankan syariah menjadi indikator-indikator yang harus dicapai bersama-sama.

Bupati Jember, dr Faida, MMR menyambut baik sekaligus mendukung Indonesia sebagai pusat pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah dunia. “Ini merupakan alternatif bagi rakyat Indonesia, juga yang di Jember, karena di Jember sendiri sudah muali banyak cabang-cabang Bank Syariah” katanya.

Sebagai kota yang sangat riligius, banyak Pondok Pesantren, dirinya sangat mengapresiasi  BI memfasilitasi kegiatan festival perbankan Syariah, dan UMKM ini, apalagi kegiatan itu juga dilakukan sosialisasi dari para pakar, seminar, ini akan mengedukasi wawasan tentang Bank Syaria ini”, jelasnya. (eros).

Berita Terkait Ekonomi Bisnis

No comments: