"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Saturday, 1 December 2018

Nongkrong di Kafe Tipis-tipis Jember, Bang Ruhut Sitompul Dapat Curhatan

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Ditengah kesibukan berkampanye Capres Presiden Jokowi-Makrup, Ruhut Sitompul sempatkan nongkrong bareng mahasiswa dan warga di Café Tipis-tipis Jember.

Didampingi ketua tim pemenangan No urut 1 ini Sarifudin S Pane, calon  Anggo DPRD  Jawa Timur asal PDI Perjuangan Haru Putri Letari serta Pengurus PDI Perjuangan mereka dapat keluhan berbagai persoalan dari mahasiswa, buruh dan masyarakat yang saat itu sedang di Café di Jl Danau Toba 8 B Subersari ini.

Diantaranya disampaikan oleh perwakilan Buruh yang meminta agar difasilitas untuk mendapatkan perumahan murah, dan persoalan gaji buruh, sementara dari mahasiswa Universitas menanyakan tentang BPJS Kesehatan, sementara  masyarakat, menanyakan perihal carut-marutnya pendataan Warga miskin.

Mendapat keluhan tersebut, mantan Anggota DPR RI Asal Partai Demokrat ini berjanji akan menyampaikan keluhan tersebut kepada Presiden dan menyalurkan kepada Menteri terkait. “Kami Faham pertanyaan teman-teman, nanti akan kami sampiakan kepada Bapak Presiden dan sejumlah menteri terkait”, janjinya.

Sementara untuk meruginya  BPJS Kesehatan disampaikan Hari Puji Lestari, Calon DPR Jatim asal PDI Perjuangan yang berangkat dari Dapil V (Jember-Lumajang) ini menyampaikan bahwa kerugian tersebut disebabkan meningkatnya anggota BPJS Kesehatan dan tidak disiplinnya pembayaran.

“Sejak BPJS berlaku hingga saat ini pesertanya membludak dan banyak pasien yang sebelum BPJS berlaku menahan tidak berobat, maka iuran bulanan yang terkumpul lebih sedikit dibanding biaya pengobatan.  Termasuk ketidaktertiban pembayab iuran mandiri yang hanya membayar ketika akan berobat”, jelasnya.

Begitupun, usai sembuh berhenti membayar iuran wajib, maka banyak irab tertunggak yang berakibat kerugian BPJS. “Diharap pencegakan penyakit akan mencegah kerugikan BPJS. Urusan deficit, biar Pemerintah yang memgurus namun peserta BPJS mandiri wajib membayar iurusan rutin”, harapnya. (eros).

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: