"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Wednesday, 5 December 2018

Kapolres Jember Selamatkan Warga Asing Dari Kepungan Massa Penolak Tambang Emas

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Kapolres Jember Kusworo Wibowo, SH, SIK, MH selamatkan, Warga Asing yang dicurigai sebagai Investor penambang emas dari kepungan ratusan massa penolak tambang.

Aksi heroik Kusworo ini mengamankan warga Asing yang menggunakan 3 mobil roda empat dari ratusan massa tolak tambang emas di blok Silo yang menghadang itu dilaukan usai menerima kabar dari tokoh masyarakat setempat tentang adanya penhadangan warga Asing.

"Sekitar pukul 09.00 pagi, menginformasikan bahwa, ratusan warga masyarakat penolak tambang emas telah menghadang dan mengamankan orang asing yang dicurigai sebagi Investor tambang yang akan melakukan aktivitas." Ujar Kapolres Jember Kusworo Wibowo, Rabu (5/12/2018) siang.

Masih kata Kusworo Wibowo "Kami mengharap kepada warga masyarakat Silo bisa mengendalikan diri, pasrahkan pada kami semua akan kami ambil keterangan maksud dan tujuan hedak ke lokasi tambang." Katanya

Dari keterangan sementara kedatangan 2 stap ESDM Jawa Timur Darmanto bersama 3 Warga Asing ke kelosi tambang hendak Survai,  karena tidak melakukan koordinasi dengan perangkat setempat, sehingga sempat terjadi penghadangan oleh warga penolak tambang desa Pace." Jelsanya.

Kusworo, menambahkan, Kejadian ini bisa dilaporkan pada pimpinan ESDM Propinsi Jawa Timur, bahwa warga silo tidak menginkan adanya penambangan di Blok Silo, sehingga menjadi pertimbangan untuk menentukan langkah yang dilakukan sejalan sebagaimana kita harapkan bersama.

Menurut Tokoh masyarakat setempat Taufiq, sejak SK Kementrian ESDM Jatim tentang Wilayah ijin usaha Pertambangan turun 20 September 2018 lalu, warga telah mendirikan Posko dan memeriksa setiap Warga asing yang keluar masuk Wilayah nya. "Hal ini dilakukan karena warga dengan tegas menolak segala aktifitas penambangan." Katanya.

Salah satu Stap Kementrian ESDM Propinsi Jawa Timur mengakui bahwa kedatangannya untuk survay beberapa lokasi. "Kami dari Surabaya Kantor ESDM Propinsi hendak melakuan survay saja tidak melakukan yang lain, hanya mau lihat-lihat saja tidak melakukan penelitian." Kilahnya.

Diberitakan bahwa warga Silo, dengan tegas menolak penambangan emas, komintmen tersebut juga ditegaskan Pemkab Jember yang disampaikan berkali-kali oleh  Bupati Jember, dr Faida, pada saat kampanye dan beberapa pertemuan dengan warga Silo.  (edw).

Berita Terkait Lingkungan

No comments: