"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Monday, 17 December 2018

Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Blusukan ke Pasar Tanjung Jember

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com.  TKN Pasangan Calon (Paslon) Presiden Jokowi-Ma'ruf, Ruhut Sitompul dan Ketua Relawan Prima#01 Syarifuddin S. Pane, Senin (17/12/2018) blusukan di Pasar Tanjung.

Kedatangannya yang juga didampingi Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jember, Tabroni, SE dan Caleg DPRD Jatim Hari Putri Lestari ke pasar Tradisional terbesar di Pusat Kota Jember ini dimaksudkan untuk melakukan survey sejumlah harga kebutuhan pokok sehari hari.

Agenda ini merupakan hari kedua pada lawatannya di Jember, sebelumnya, Minggu (16/12/2018) mereka melakukan temu relawan sekaligus melakukan deklarasi dukungan kepada Jokowi-Ma'ruf Amin yang melibatkan puluhan ribu massa dari lima  kabupaten se Tapal Kuda Jawa Timur.

Di Pasar, Ruhut sempat bercengkrama dengan warga yang sedang menikmati kopi, kemudian berbincang dengan sejumlah pedagang.  Secara real dia mendapatkan harga per kilo bawang putih dan cabai. "Berapa harga bawang putih, bu?" tanya Ruhut. "Harganya 15 ribu 1 kilo," jawab pedagang.

"Turun apa naik, bu?" tanya Ruhut lagi, dan dijawab "turun" oleh pedagang. Para pedagang juga menyebut beberapa bahan kebutuhan lain yang cenderung mengalami fluktuasi. Usai mendapatkan fakta harga di di pasar, Ruhut menyayangkan pernyataan kubu sebelah yang menurutnya tidak sesuai fakta.

Ruhut mengaku sudah turun ke sejumlah pasar di Jakarta, Jabar, Jatim dan harganya  stabil.  "Faktanya benar (stabil), eh, mendadak nih orang kaya turun ke pasar. Sudah masuk ke pasar tidak belanja, keluar ngumpulin kawan-kawan kasih statement ini mahal itu mahal sampai bilang tempe setipis ATM," katanya.  

Menurutnya kalau ada yang mengatakan, 100 ribu hanya bisa membeli bawang dan cabai, tadi berapa macam kita bisa beli dengan 100 ribu, untuk itu ia berharap pihak-pihak yang bertarung di Pemilu 2019 dalam berkampanye lebih baik mengedepankan visi dan misi dan beradu gagasan daripada menebar kebohongan.

Stabilnya Harga bahan pokok ini dibenarkan Luluk, salah-satu pedagang di Pasar Tanjung,  tidak semuanya kebutuhan bahan pokok katanya naik contohnya cabai dan bawang. "Harga  bawang turun sedang  harga cabai tidak naik, fluktuasi harga biasanya karena disebabkan oleh faktor cuaca," tuturnya. (edw).

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: