"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Thursday, 28 February 2019

Jember Fashion Carnaval Tingkatkan Jumlah Kunjungan Wisatawan

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Perhelatan Jember Fashion Carnaval (JFC) jadi tingkatnya kunjungan wisatawan baik domistik maupun wisatawanan, tahun ini diperkirakan mengalami peningkatan.

Bahkan, pada setiap even JFC, sejumlah hotel di kuwalahan menampung turis-turis yang datang ke kota suwar-suwir ini.  Demikian disampiakan Wakil Bupati (Wabup)  Jember Drs KH Abdul Muqit Arief saat peluncuran JFC 2019 di Gedung Sapta Pesona Balairung Kementerian Pariwisata, Rabu, (26/2/2019).

Akibatnya para turis yang datang itu, rela mencari penginapan di sejumlah hotel yang berada di Kabupaten sekitar Jember seperti di Kabupaten Bondowoso, Situbondo, Banyuwangi, dan Lumajang, bahkan menurut KH Muqit, rumah warga pun menjadi sasaran hunian.

Fenomena rumah warga yang menjadi tempat tinggal turis ini menjadi pekerjaan rumah pemerintah, agar warga mengerti pelayanan untuk turis.  Rumah warga yang ditempati para turis itu swadaya masyarakat, dengan tarif dari warga sendiri serta rumah warga secara dadakan menjadi homestay.

Pemerintah melalui Dinas Kesehatan dan Dinas Pariwisata memberikan pelatihan kepada masyarakat yang rumahnya akan dijadikan homestay. "Turis yang menginap biasanya menyewa homestay sepanjang pelaksanaan JFC. Turis juga berkeliling wisata Jember," jelasnya

Untuk itu Wabup KH Miqit Arif berharap kepada para investor yang bergerak dibidang perhotelan agar menanamkan investasinya. "Kami sangat berharap, investor yang bergerak di bidang perhotelan melirik Jember untuk melengkapi fasilitas di Jember," ujarnya.

Para turis mancanegara yang datang diantaranya berasal dari  Asia, Amerika, dan Eropa. “Disamping JFC, Jember juga  memiliki  even internasional lainnya, yaitu Jember Marching Competion (JMC) dengan peserta dari berbagai kota dan Manca negara”, lanjutnya.

Selain tingkat hunian hotel meningkat, geliat ekonomi selama JFC juga sangat terasa. Pedagang dan penyedia akomodasi, serta pengusaha kuliner merasakan peningkatan itu. Mengenai resto dan tempat makan, di Jember cukup memadai, karena banyak wisata kuliner di Jember.

Mahakarya spektakuler karya anak bangsa putra Jember yang sebelumnya hanya dibantu dari biaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) sekarang diampu oleh Kementerian Republik Indonesia, “Kami yakin pagelaran tahun ini  akan semakin besar gaungnya” pungkasnya. (eros).

Berita Terkait Pemerintahan

No comments: