"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Monday, 4 March 2019

Kejari Beri Penyuluhan Hukum di SMP Negeri 7 Jember

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Empat personil Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember Senin (4/3/2019) memberikan penyuluhan hukum di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 7 Jember.

Kedatangan lembaga korps adyaksa ini dalam program Jaksa Masuk Sekolah untuk kali pertama diawal tahun 2019  ini disambut Music Al Jiduri, dengan lantunan Kosidah dan lagu juragan empang. “Kegiatan ini program lanjutan ‘Jaksa Masuk Sekolah”, kata Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Jember Hardian Rahardi.

"Tujuan kegiatan Jaksa Masuk Sekolah ini guna untuk memberi pemahaman tentang Hukum dan Pengenalan Narkoba, Bahaya dan upaya dalam menghindarinya demi mewujudkan generasi kenal Hukum dalam rangka terbebas dari penyalahgunaan hukum," kata Hardian.

Selain itu, menurut Kasi Pidsus yang juga sebagai alumni SMPN 7  tahun 1993 ini dimaksudkan utnuk mengingatkan agar berhati-hati menggunakan Handphone atau Gadged, baik dalam komentar dan membuat status, untuk itu harus bisa memilih kata yang tepat untuk komen dan membuat status.

"Mengingat sudah beberapa kasus sudah muncul terkait penyebaran berita hoax, yang bisa dijerat Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau Undang Undang nomor 11 tahun 2008 atau UU ITE adalah UU yang mengatur tentang informasi serta transaksi elektronik, yang ancaman yang berat," Jelasnya.

Kegiatan ini dihadiri 62 guru, sekitar 1.038 Murid gabungan dari klas 7, 320 siswa, Klas 8, 362 Siswa, dan Klas 9, 356 siswa. Untuk pembicara Kepala Seksi Penerangan Hukum, Hardian Rahardi SH, jaksa Fungsional Dian Akbar Wicaksana SH, Psi, Jaya Indah SH, Muhammad Jupri SH dan Dewi Vinanti SH.

Ketua Kejari Jember, Ponco Hartanto SH, MH, mengaku terus bergerak ke SMA guna memberi pemahaman masalah hukum, khususnya narkoba. "Ini merupakan program bimbingan masyarakat hukum sekaligus menjadi upaya Kejaksaan dalam rangka mewujudkan Jaksa Garda Negeri (JAGA NEGERI)”, jelasnya

Sementara Kepala Sekolah SMPN  7 Saiful Bahri mengatakan, program ini sangat luar biasa dan baru pertama di SMPN 7 ini, kegiatan ini sangat perlu untuk langkah preventif. "Minimal siapa itu jaksa dan tugasnya itu apa serta bagaimana menjahui bahaya Narkoba dan pelanggar hukum," jelasnya

Menurutnya kehadiran lembaga penegak hukum merupakan kebanggaan lembaga pendidikan. "Menjadi kebanggaan tersendiri bahwa seorang Alumni tahun 1993 yang sekarang menjabat kasi pidsus Kejari Jember dan sekarang memberikan pemahaman tentang hukum." Pungkasnya. (edw).

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: