"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Thursday, 21 March 2019

Pemkab Bareng Perhutani Jember Luncurkan Destinasi Kampung Durian

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Pemkab Jember bekerjasama dengan Perum Perhutani Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Jember meluncurkan destinasi wisata edukasi Kampung Durian Pakis.

Peresmian ditandai dengan pembukaan selubung kain papan nama oleh Bupati Jember dr Hj Faida, MMR, dilanjutkan penandatanganan prasasti. Destinasi wisata agro ini dibuka karena potensi yang cukup besar, baik yang berada di hutan yang dikelola Perhutani maupun di lahan pekarangan milik warga.

“Ada lebih dari 7.000 pohon durian di pekarangan rumah warga. Sementara sekitar 2.700 yang tumbuh di wilayah hutan. Kampung Durian Pakis ini pun melibatkan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) setempat”, Demikian disampaikan Faida usai membuka acara,  Kamis, (21/32019).

Dengan dibukanya destinasi wisata baru ini, Kampung di Kecamatan Panti ini diharapkan menjadi sentra produksi durian dan pengolahan produk berbahan durian. Untuk hal ini, kedepan perlu kesatuan manajemen pasca panen, manajemen distribusi, dan pemasaran yang lebih baik.

Sehingga harga durian bisa menyejahterakan masyarakat, terang bupati. Kesejahteraan masyarakat menjadi tujuan Kampung Durian Pakis ini. Destinasi wisata baru ini juga menjadi wisata edukasi, yang diantaranya mengedukasi anak-anak dan remaja tentang cara menanam dan merawat pohon durian.

Dalam kesempatan itu, Perum Perhutani KPH Jember juga menyerahkan dana bagi hasil produksi kayu dan  non kayu. “Sharing produksi kayu dan non kayu diberikan kepada 19 LMDH”, kata Kepala Departemen Keuangan Divisi Regional Jawa Timur, Sarwono, SE., MM.

Sharing itu bertujuan memberikan kesejahteraan anggota LMDH, untuk dimanfaatkan dalam pengembangan koperasi, kesehatan, serta fasilitas umum.  Pembagian hasil produksi dari kayu sebesar 1 milyar 68 ribu rupiah. Jember tahun ini memperoleh predikat tertinggi untuk perolehan dana bagi hasil ini.

Selain dana bagi hasil produksi kayu, Perum Perhutani KPH Jember juga membagikan dana bagi hasil atas produksi getah kepada petani penyadap sebesar Rp. 340 juta. "Untuk itu jika anggota LMDH, petani, kerjanya dapat lebih giat maka uang yang akan turun lebih banyak," ujarnya.

Pantauan media ini dilokasi, bahwa usai meresmikan Kampung Durian di Desa Pakis Kecamatan Panti ini, bupati bersama anggota Forkopimda lainnya naik mobil menuju kebun durian. Disini bupati berkesempatan memetik durian. Juga menanam bibit pohon durian. (eros).

Berita Terkait Pemerintahan

No comments: