"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Friday, 26 April 2019

ASN Jember Diminta Dapat Menetralisir Perbedaan Pasca Pemilu

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Aparatur sipil negara (ASN) jadi agen penting untuk menetralisir kondisi di masyarakat ketika ada sisa-sisa perbedaan pendapat paska pilihan dalam Pemilu Tahun 2019.

“Untuk itu Kami mengajak ASN kembali memahami tiga fungsi yang dimilikinya” kata Direktur Bina Ideologi Karakter dan Wawasan Kebangsaan Direktorat Jendral Politik Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri Dr Prabawa Eka Soesanta,  S.Sos., MSi, saat kegiatan Pembinaan ASN Jum’at (26/4/2019).

Prabawa berharap ASN menyadari keberadaannya dalam tiga fungsi itu, kemudian menjadi corong pemerintah ke masyarakat.  “Tiga fungsi yang dimaksud ialah ASN sebagi pelaksana publik, pelayan publik, dan pemersatu NKRI,” jelasnya di Pendopo Wahyawibawagraha.

Dengan pembinaan ini, dirinya ingin memastikan bahwa ASN kembali ke kehidupan sehari-hari melayani masyarakat, dan pembangunan di tingkat masyarakat berlangsung dengan baik. “Ini suatu kegiatan rutin yang dilakukan di banyak tempat. Kegiatan yang sebenarnya juga dilakukan sebelum pemilu,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga untuk memastikan ASN tahu cara mengatasi perbedaan yang terjadi di masyarakat. Di penghujung pengarahannya, Prabawa berpesan supaya ASN menjadi diri sendiri, berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

“Mari kita membangun Kabupaten Jember dengan cara Jember. Mari kita gali nilai-nilai positif yang ada di Jember, sebagai nilai-nilai positif Indonesia. Berikan pemahaman yang berbeda, biarkan tempat lain belajar dari Jember,” pungkasnya.

Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR., mengatakan kegiatan ini bentuk tanggung jawabnya sebagai pemimpin untuk membina ASN. “Masih akan ada sesi berikutnya, pembinaan yang akan diisi oleh Pak Dirjen Polpum,” kata bupati kepada ratusan pejabat di lingkungan Pemkab Jember. (eros).

Berita Terkait Pemerintahan

No comments: