"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Saturday, 7 September 2019

Yuni Sophia, Istri Bupati Nganjuk Gandeng Designer Kenalkan Batik di Jember Fashion Society

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Istri Bupati Nganjuk, Yuni Sophia gandeng Designer, Muhammad Rifqi atau dikenal Qii MR asal  Malang, kenalkan Batik Khas Nganjuk pada Jember Fashion Society (JFS).

Di acara bertema “Fantashion – Fantasy Meets Fashion” yang digelar sejak Senin, (2/9/2019) hingga Minggu, (6/9/2019) di Atrium utama Lippo Plaza, lantai dasar ini, Istri Bupati yang juga disapa Yuni Rahman Hidayat Syah ini akan tampilkan karyanya dalam tiga tema yaitu casual, formal dan addressini.

“Pada JFS di Lippo Mall kali ini Kita akan menampilkan 10 look, sebelumnya  saya juga mengikuti event-event di Surabaya, ini adalah salah-satu jalan kami untuk bisa menuju ke Jakarta Fashion Week maupun Indonesia Fashion Week”, katanya usai diskusi di Lippo Mall Jember, Sabtu (7/9/2019) sore .

Menurutnya keikutsertaannya di JFS  ini guna mengenalkan Kabupaten Nganjuk melalui batiknya dan juga mengangkat para pembatiknya. “Ini sesuai arahan Tri Cipta Bakti bapak Bupati yaitu, perbaikan Infrastruktur pembangunan, Sumber Daya Manusia yang unggul dan ekonomi kerakyatan mandiri.

“Jadi kita berperan dua poin itu, yaitu Sumber Daya Manusia dan ekonomi Kerakyatan yang Mandiri, salah satunya melalui batik, kita angkat pembatik agar lebih kreatif di dunia fashion, supaya cepat masyarakat di luar bisa mengenal apa itu batik Nganjuk dan juga apa ciri khas dari batik Nganjuk itu”, jelasnya.

Lembih lanjut Yuni memnjelaskan bahwa banyak motif batik nganjuk, sekitar 30 an, tetapi yang kita seriusi masih 10, karena tidak semuanya kita bisa,  selain ada Jayastamba, kita ambil dari sejarah, juga ada Studo, Roro kuning, berambang, nasi becek dan masih banyak lagi.

Sebagai ketua Dewan Kerajinan Nasional Kerajinan Daerah (Dekranasda) dirinya berkeinginan bisa membantu program  Bupati, yaitu menciptakan sumber daya manusia pembatik handal, supaya nanti Nganjuk itu lebih dikenal walaupun tidak bisa lewat pariwisatanya, kita kenalkan batiknya.

Yuni mengapresiasi JFS ini, dirinya ada even yang lebih besar yaitu Jember Fashion week. “Itu yang kita tunggu dan pasti kami ikuti, termasuk even-even lain di Jawa Timur, karena untuk bisa mengikuti event yang lebih tinggi kita memang harus mengikuti beberapa even di luar daerah”, jelasnya.

Saat ditanya berapa disigner yang sudah digandeng", sebenarnya banyak, tapi untuk sementara ini baru satu yaitu QMR, dari Malang, tidak menututup kemungkinan nanti kita akan menggandeng disigner-disigner lain,  membantu mengangkat batik nganjuk dan mendesain, karena kita sudah memiliki brand Yuni Sophia.

Kepala Perindustrian dan perdagangan Nganjuk, Heni Rochtanti menyampaikan bahwa Tugasnya melatih imbrio yang ada di masyarakat untuk ditingkatkan kualitas prodak maupun kuantitas prodaknya melalui pelatihan-pelatihan,  hingga mempromosikannya”, jelasnya.

Sedangkan  untuk motif batik yang dipatenkan, Jayastamba, yang belum Nyawiji, ini petunjuk bapak bupati untuk menuju pembangunan yang berprestasi dan bermartabat itu perlu menyamakan persepsi 7 orang bergandengan untuk mencapai tujuan, kalau pitu itu mendapat pitulungan.  

Designer Qii MR menyampaikan guna mengangkat batik, ia sengaja mengangkat kearifan lokal, batik dengan carak nganjuk itu dikemas dalam look kekinian, mulai dari outer, jaket sampai baju formal. “Disini saya ingin menunjukkan bahwa batik itu bisa diterapkan pada model Fashion apapun”, jelasnya. (Eros)

Berita Terkait Hiburan

No comments: