"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Saturday, 7 September 2019

Aneh, Dokumen Panitia Jadi Alasan Ketua Panitia Pilkades Desa Menampu Enggan Berikan RAB

Proses musyawarah berlangsung, kredit foto: Takril/MG
Jember, MAJALAH-JEMBER - Ketua panitia Pilkades Desa Menampu enggan memberikan Rancangan Anggaran Belanja (RAB) kepada Calon Kapala Desa (Cakades) Ismadi lantaran menganggap RAB merupakan dokumen panitia. 

Dalam potongan penyampaian Ketua Panitia saat bersama kedua Cakades, Nono mengatakan bahwa RAB Pilkades merupakan dokumen panitia. "Surat yang diterima panitia, bapak Ismadi belum memenuhi kesanggupan sebagaimana yang disepakati sewaktu Musdes," katanya.

Ismadi, sambung Nono, sanggup bila diberikan RAB. "Kalau kami memberikan RAB, mohon maaf bapak, karena itu adalah dokumen panitia, untuk pegangan panitia tapi kalau kami menjelaskan kami bisa," kilah Nono.

Nono beralasan mendapat petunjuk dari Camat, bila sekedar menjelaskan bisa. "Sehingga ini yang menjadi pembahasan hari ini mengapa bapak Ismadi belum memenuhi kesanggupan pada waktu itu, mudah-mudahan Pilkades ini menemui titik terang sesuai dengan yang telah direncakan," ungkapnya. 

Menanggapi penjelasan panitia, Ismadi menyamakan dengan proses pengajuan proposal. Maka, di proposal semuanya tertera "Ini kan untuk kegiatan dan sekarang ini yang membiayai calon, tapi calonnya tidak tau itu kan aneh, jangan takut, kita transparan saja," terang Ismadi.

Menurut Ismadi, semua itu demi kelancaran dan kesuksesan, bila seperti ini, kemungkinan harapannya jauh. "Namanya pegangan yang penting genah, toh. Semua ini bukan untuk menunda-nunda, malah kita kesusu. Agar terlihat sportif dan transparan, kalau seperti ini justru semua menerka-nerka, ada apa," kata Ismadi dengan santai dan pelan. 

Ismadi berharap, semoga hari ini menemukan titik terang supaya tidak berlarut-larut dan segera terselesaikan dengan baik dan lancar untuk selanjutnya. Sampai detik ini, proses musyawarah masih berlanjut dan belum menemukan titik terang kesepakatan.(*).

Berita Terkait Peristiwa

No comments: