"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Wednesday, 20 November 2019

Polres Jember dan Awak Media Gelar FGD Tangkal Berita Hoax

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com - Menjelang Pilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal SH SIK MHum mengadakan Focus Gruop Discussion (FGD) bersama puluhan Awak Media di Taman Botani, Sukorambi, Jember. Rabu 20 November 2020.

Bertajuk "Media Arus Utama Mencegah Berita Palsu Menjelang Pilkada Serentak Tahun 2020" Jegeh Apike Jember Untuk Indonesia Maju, membuat suasana Kondusifitas dan stabilitas keamanan dalam rangka penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Serentak pada 2020, Polres Jember gelar Focus Gruop Discussion (FGD) dengan Media dan Netizens.

Dari Akademisi dan Praktisi hukum Ahmad Suryono dari Universitas Muhammadiyah (Unmuh) dan Kukuh Pribadi Fakultas komunikasi Sosial dan Politik (Fisipol) Umuh Jember.

Tampak hadir 4 Organisasi yang tergabung organisasi Wartawan Jember yakni dari Forum Wartawan Lintas Media (FWLM), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Tapal Kuda Wilayah Jember, dan Nittizen Polres Jember,

Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal SH, SIK, M.Hum, giat tersebut akan mengajak awak media Cetak, online, dan Radio serta Televisi, maupun Netizen Mitra Polres Jember, mencegah berita-berita Hoax.

"Utamanya mengajak teman-teman yang berpengalaman dan mampu dalam skill menulis ataupun narasi, sehingga memudahkan tata bahasa yang akan disampaikan kepada masyarakat dari kepolisian, sehingga mudah dicerna oleh masyarakat,"terang Kapolres Jember

Menurut Alfian, Untuk memberikan informasi dan edukasi pada masyarakat, itu yang terpenting giat ini dilakukan agar memahami dalam membedakan berita hoax.

"Ini berkaitan dengan antisipasi pemberitaan yang kerapkali berlebihan menyudutkan saat ada pelimilihan bupati dan wakil bupati, agar para jurnalis membuat berita yang mengedukasi, agar masyarakat tertarik untuk proaktif menjaga stabilitas keamanan saling menghargai perbedaan pilihan,"kata Alfian. Rabu (20/11) (edy)

Berita Terkait Sosial Budaya

No comments: