"Majalah Gempur Online kini hadir di Aplikasi Play store atau Google play. Untuk berlangganan berita-berita terbaru kami, silahkan download Aplikasi ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.mysel.majalahgempur"

Thursday, 9 January 2020

Meski Tangkapan Ikan Melimpah, Nelayan Jember Kesulitan dalam Pemasaran


Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com -
Memasuki musim panen ikan, hasil tangkapan ikan dari para nelayan di perairan selatan Kabupaten Jember khususnya nelayan Puger Jember melonjak dratis.

 Namun musim panen ikan yang terjadi belum mampu mendongkrak tingkat penghasilan serta tarap perekonomian para nelayan menyusul melimpahnya pasokan ikan justru membuat harga ikan ditingkat nelayan anjlok.

Menurut Ketua Forum Komunikasi Kelompok Usaha Bersama Nelayan (FKUBN), Sulaiman kepada wartawan mengatakan, memasuki awal bulan Januari menjadi musim panen ikan bagi para nelayan khusus nya di wilayah perairan selatan Kabupaten Jember.

"Dalam sekali melaut, para nelayan mampu memperoleh hasil tangkapan ikan hingga jumlah yang cukup besar," ujar Sulaiman Kamis 9 Januari 2020.
Namun sayangnya, para nelayan mengaku kerap kesulitan memasarkan ikan hasil tangkapan sehingga banyak ikan dari hasil tangkapan para nelayan yang terpaksa dijual dengan harga sangat murah.

Masih kata ketua FKUBN Jember, selama ini para nelayan berharap ada upaya dari pemerintah untuk menghidupkan sistem pelelangan dan pemasaran ikan di kawasan TPI Puger untuk membantu proses pemasaran ikan para nelayan.

Namun hingga saat ini upaya tersebut tidak pernah berjalan dengan baik sehingga saat musim panen tangkapan ikan melimpah, kondisi tersebut tidak banyak membantu untuk meningkatkan taraf perekonomian masyarakat nelayan Puger.

Sulaiman Warga Dusun Sumbersari Rt.02 Rw. 13 Desa Mayangan Kec. Gumukmas menambahkan, selama ini para nelayan yang terpaksa menjual hasil tangkapan ikan kepada para pengepul ikan meski dengan harga murah.

Hal tersebut untuk menutup biaya operasional dan menghindari kerugian. Dengan adanya keterlibatan dari Pemerintah daerah melalui Dinas terkait untuk menyediakan sistem pemasaran ikan.

"Para nelayan optimis hal tersebut akan banyak membantu masyarakat nelayan meningkatkan penghasilan terutama saat memasuki musim panen ikan," pungkasnya (RF/Eros/edy)

Berita Terkait Ekonomi Bisnis

No comments: