"Majalah Gempur Online kini hadir di Aplikasi Play store atau Google play. Untuk berlangganan berita-berita terbaru kami, silahkan download Aplikasi ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.mysel.majalahgempur"

Thursday, 9 January 2020

Angka Kecelakaan di Kabupaten Jember Menurun


Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com - Tahun 2019 angka kecelakaan di Jember menurun 10 persen, dibandingkan pada tahun 2018 di mana kecelakaan fatal di jalan yang mengakibatkan korban meninggal juga mengalami penurunan.

 Berdasarkan data lalu lintas pada akhir tahun 2019 tercatat 1146 kejadian, sedangkan di tahun 2018 1276 kejadian, turun 10.19 pesen. Rinciannya, luka berat (LB) tahun 2018, 20 korban, di tahun 2019, LB 13 korban turun 35 persen, luka ringan (LR) tahun 2018, 1502 korban sedangkan di tahun 2019, 1335 korban, turun 11.12 persen.

Sementara untuk Korban meninggal dunia (MD) masih tinggi yakni tahun 2019, mencapai 331 korban jiwa, namun bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya 2018, sejumlah 338 korban jiwa turun 10.19 pesen. “Jumlah korban meninggal dunia sebenarnya masih tinggi meski menurun 10.19 persen dibandingkan tahun 2018, korban jiwa ditahun 2019 sebanyak 331 jiwa meninggal,” ujar Kanit Lakalantas Ipda Herry Yuliawan.

Kata Ipda Hery, angka kecelakaan lalu lintas sendiri juga mengalami penurunan 10.19 persen dibandingkan dengan tahun 2018, 1276 kasus, di tahun 2019, 1146 kejadian. Faktor kelalaian pengendara (Ngantuk, Capek dan mabok) menjadi penyebab utama tingginya angka kecelakaan lalu lintas selain itu dipicu jalan berlubang dan cuaca juga mempengaruhi terjadinya lakalantas.

Wilayah rawan kejadian Kecelakaan meliputi Blok sport Tanggul hingga Bangsalsari, dan Pakusari, yang dominan terjadinya Kecelakaan. Sementara, sambung Ipda Hery, untuk penurunan kejadian Kecelakaan, dan korban meninggal, merupakan sebuah hasil upaya sosialisasi yang dilakukan.

"Cangkru'an dan Sarapan bareng dengan para ojek pangkalan, petani, dan masyarakat hingga pelosok, maupun di sekolah mengingat korban jiwa banyak dari kalangan usia produktif."pungkasnya

Hal yang sama diungkapkan oleh Sulaiman Kepala P.T. Jasa Raharja (Persero) Perwakilan Jember, meliputi daerah Jember, Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi, pembayaran santunan juga menurun.

Jumlah santunan yang diberikan Jasa Raharja Perwakilan Jember kepada korban kecelakaan lalu lintas pada tahun 2019 sebesar Rp.73,580 miliar. yang terdiri dari 819 korban Meninggal dunia dan 3.386 korban luka-luka.

Jumlah tersebut mengalami penurunan 1,48 % bila dibanding penyerahan santunan pada tahun 2018 yaitu sebesar Rp.74.684 miliar kepada 813 korban Meninggal dunia dan 2.490 korban luka-luka.

Sulaiman mengatakan, Kegiatan yang dilakukan Jasa Raharja Perwakilan Jember dalam rangka turut menekan jumlah angka kecelakaan lantas secara rutin yakni, melakukan sosialisasi tentang keselamatan berlalu lintas bersama Polantas dan Dishub di sekolah dan komunitas pecinta kendaraan bermotor serta di kantor kelurahan dan kecamatan.

Selain itu mengadakan pengobatan gratis di terminal dan kantor Samsat, serta memasang himbauan berupa rambu-rambu lalu lintas /spanduk tentang keselamatan, maupun ikut aktif dalam operasi patuh lalu lintas oleh Polri. (RF/Eros/wht)

Berita Terkait Peristiwa

No comments: