"Majalah Gempur Online kini hadir di Aplikasi Play store atau Google play. Untuk berlangganan berita-berita terbaru kami, silahkan download Aplikasi ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.mysel.majalahgempur"

Saturday, 8 February 2020

Mbak Tari Minta Warga Jember Sukseskan Sensus Penduduk 2020


Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Anggota DPRD Jatim Hari Putri Lestari (HPL) menghimbau masyarakat mensukseskan sensus penduduk pada 15 Februari - 31 Maret 2020.

Pasalnya data Sensus Penduduk (SP) itu sangat penting, karena data yang akurat itu  sangat dibutuhkan dalam berbagai tahapan kegiatan pembangunan, mulai dari perencanaan, monitoring, pelaksanaan, hingga evaluasi.

Himbauan legislator asal Partai Demokrasi Indonesia  (PDI) Perjuangan itu disampaikan kepada media usai menemui Komunitas Sosial saat kunjungan Daerah Pemilihan (Dapil) V (Jember – Lumajang) Sabtu (8/2/2020) di cafe Tipis-tipis Jalan Danau Toba 8B, Jember.

Mantan aktivis perempuan lulusan Unair Surabaya  ini berharap masyarakat memberikan data sebenarnya agar terwujud satu data kependudukan, implementasi Perpres No 39 tahun 2019.  "Mari sukseskan sensus ini agar  terwujud  satu data kependudukan Indonesia, untuk Indonesia maju," imbau Perempuan yang karap disapa Mbak Tari ini

Perempuan yang juga akrab disapa HPL , menjelaskan, data yang akurat itu  sangat penting dan dibutuhkan dalam berbagai tahapan kegiatan pembangunan, mulai perencanaan, monitoring, pelaksanaan, dan evaluasi.

“Beberapa waktu lalu bapak Presiden Jokowi menyampaikan bahwa kesimpangsiuran sejumlah data dari berbagai kementerian dan lembaga yang menjadi salah satu penyebab tidak optimalnya pelaksanaan kebijakan pemerintah,” tegasnya.

Sensus Tahun  2020 ini jadi sensus penduduk pertama di Indonesia yang memanfaatkan data registrasi penduduk dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri. 

Untuk itu pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini  berharap agar masyarakat, atau para komunitas sosial agar membantu para petugas sensus dari Badan Pusat Statistik yang datang kerumah-rumah maupun masyarakat yang mendaftar melalui online. (eros).

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: