"Majalah Gempur Online kini hadir di Aplikasi Play store atau Google play. Untuk berlangganan berita-berita terbaru kami, silahkan download Aplikasi ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.mysel.majalahgempur"

Wednesday, 11 March 2020

Puluhan Kendaraan Angkutan Barang dan Penumpang Terjaring Oprasi Uji Petik


Banyuwangi, MAJALAH-GEMPUR.Com - Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuwangi gelar operasi uji petik untuk kendaraan angkutan barang dan orang. Operasi gabungan bersama jajaran Satuan Polisi Lalu lintas  (Satlantas) Polsek Kalibaru dan Polisi Militer (PM) ini dilaksanakan di jembatan timbang Kalibarumanis, Desa Kalibarumanis, Kec. Kalibaru, Kab.Banyuwangi Jawa Timur, Selasa 10 Maretb2020 sekira pukul 10.00 wib.

Dalam operasi ini, hampir semua mobil angkutan barang dan penumpang diberhentikan petugas untuk dicek kelengkapan surat-surat kendaraannya, serta kondisi kelayakan kendaraannya.
Tak hanya itu, petugas juga memeriksa kelengkapan kendaraan seperti halnya dongkrak, segitiga pengaman dan kotak P3K.

Operasi seperti ini, selain untuk menertibkan para pengendara, juga untuk menekan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Apalagi saat ini di wilayah Kabupaten Banyuwangi, khususnya di wilayah Kecamatan Kalibaru tiap sore turun hujan dan rawan terjadinya kecelakaan lalulintas.

Hal itu yang disampaikan oleh Andi SY selaku Kasi DalOps Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuwangi saat ditemui di lokasi seusai  pelaksanaan operasi Uji Petik. Bagi sopir yang terbukti melanggar, maka langsung dilakukan tindakan penilangan. Menurutnya, sejauh ini masih banyak sopir yang melanggar dan ditilang, jumlah yang ditindak Satlantas 28 pelanggar dan Dishub 12.

"Dari hasil pemeriksaan, banyak sopir yang surat-surat kendaraannya tidak lengkap, seperti SIM dan Uji KIR. Ada juga plat nomor kendaraan yang tidak terlihat jelas dan bahkan kondisi ban yang sudah tidak layak (tipis) serta terlihat pecah-pecah. Hal seperti ini seharusnya tidak terjadi, karena dapat membahayakan sipengendara maupun pengendara lain,” imbuh Andi.

“Dengan operasi seperti ini, selain untuk menekan angka kecelakaan lalulintas juga diharapkan memberikan efek jera kepada para pengemudi, juga agar para sopir lebih tertib dalam berlalulintas,” pungkasnya. (RF/Wahyu)

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: