"Majalah Gempur Online kini hadir di Aplikasi Play store atau Google play. Untuk berlangganan berita-berita terbaru kami, silahkan download Aplikasi ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.mysel.majalahgempur"

Sunday, 26 April 2020

Cegah Penyebaran Covid-19, Kepala Desa ini Blusukan ke Warganya Bagikan Masker


Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com - Guna mencegah penyebaran covid-19 atau virus corona, Kepala Desa Kaliwining blusukan ke warganya untuk membagikan masker. Dia membagikan 3000 masker dengan turun langsung ke setiap dusun, Minggu 26/4 pagi hari.


Kepala Desa Kaliwining, Samsul Arifin menyampaikan, hal tersebut dilakukan agar warga yang keluar rumah tetap menggunakan masker, demi mencegah wabah virus yang dikenal dengan istilah Covid19 ini.

"Upaya ini saya lakukan sebagai langkah penularan coronoa di lingkungan kami, dan agar warga yang bepergian keluar rumah tetap menggunakan masker sesuai anjuran pemerintah pusat maumpun daerah yang selalama ini dihimbaukan," katanya kepada awak media.

Dirinya menambahkan, aksi kemanusiaan yang ia lakukan tidak hanya pembagian masker saja, namun juga akan dilalukan penyemprotan Desinfektan ke sepuluh dusun nantinya sebulan dua kali.

"Selain kita membagikan masker, kita dengan relawan Covid-19 yang telah dibentuk oleh desa beberapa minggu yang lalu akan saling membahu untuk melakukan pemyemprotan cairan Desinfektan ke seluruh dusun di Desa Kaliwining ini," katanya.

Selain itu, relawan yang telah dibentuk itu, nantinya juga akan melalukan pendataan terhadap warga yang teridentifikasi ODR atau ODP. "Pendataan difokuskan terhadap warga yang berasal dari luar negeri, daerah zona merah, seperti Malang, Surabaya, dan Bali," imbuhnya.

Hasil dari pendataan tersebut, nantinya akan di kolektifkan di posko Covid-19 yang telah di dirikan pemerintah desa sesuai amanah Permemdes 6 tahun 2020 dan SE Bupati beberapa waktu yang lalu.

"Posko kami dirikan dengan tujuan bisa membantu pemerintah pusat dan daerah dalam mengantisipasi dan mengidentifikasi warga yang datang dari luar daerah yang teridentifikasi sebagai ODR maupun ODP, diluar itu, pendirian posko tersebut merupakan petunjuk dari Kementerian Desa," tutupnya. (RF/Eros).

Berita Terkait Kesehatan ,Pemerintahan ,Sosial Budaya

No comments: