"Majalah Gempur Online kini hadir di Aplikasi Play store atau Google play. Untuk berlangganan berita-berita terbaru kami, silahkan download Aplikasi ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.mysel.majalahgempur"

Thursday, 16 April 2020

Demi Keselamatan Bersama, TKI Asal Taiwan Rela Diisolasi di JSG

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com.Deni (38) seorang TKI asal Taiwan,warga Desa Wringinagung, Kecamatan Jombang Kabupaten Jember, Kamis siang (16/4/2020) diantar Satgas Covid-19 ke Jember Sport Garden (JSG) guna menjalani isolasi selama 14 hari.

Meski di Pos pemeriksaan Covid-19 Jombang hasilnya menunjukan Deni negatif Covid-19 dengan status Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan tidak menunjukan gejala apa-apa. Namun, dengan kesadaran sendiri Deni bersedia menjalani karantina dan menuruti kemauan petugas demi keselamatan dirinya, keluarga dan orang lain.

"Semalam langsung diperiksa di pos pantau, pertamakali datang suhu badan 37derajat celsius, terus di rumah 36 derajat celsius, keadaan saya gak ada keluhan apa-apa, " Kata Deni sebelum berangkat ke JSG di pos pantau covid-19 Jombang.

Deni tiba di rumah sejak rabu pukul 02.00 tadi malam melalui jalur udara dengan tujuan Bandara Juanda Surabaya setelah transit terlebih dahulu ke Soekarno-Hatta Jakarta. "Sejak tadi malam, dari Surabaya ke rumah naik kendaraan pribadi, rencana hari ini mau berangkat ke JSG," lanjutnya.

Kata Deni, sebagai warga negara yang baik harus mentaati himbauan dan peraturan pemerintah, jika ada pemudik dari zona merah harus menjalani isolasi 14 hari karantina di JSG, apalagi demi keselamatan bersama.

"Buat apa kita nolak, toh di sana kita diperiksa. Kasihan yang di rumah, ya kalau kita sehat, kalau gak kan kasihan keluarga dan orang lain. Nanti semua yang sehat terjangkiti, kan malah lebih parah," papar Deni.

Sementara Kepala Desa Wringinagung Afif Fathur Rohman membenarkan terkait warganya yang baru datang dari Taiwan dan bersedia karantina di JSG.

"Ya dari Taiwan, jadi dia mulai tadi malam sudah kita arahkan, akhirnya dia menyadari, langsung bersedia untuk isolasi di JSG. Demi keselamatan keluarga dan orang lain dia siap menjalani isolasi selama 14 hari," Ucap Rohman.

Kepala Desa yang juga prajurit TNI ini menghimbau kepada seluruh masyarakat wringinagung yang datang dari perantauan jika bisa mudiknya ditunda dulu sampai badai covid-19 berlalu.
"Jika memaksa pulang, harus jalani isolasi dulu di JSG," Pungkasnya. (Kril).

Berita Terkait Kesehatan

No comments: