"Majalah Gempur Online kini hadir di Aplikasi Play store atau Google play. Untuk berlangganan berita-berita terbaru kami, silahkan download Aplikasi ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.mysel.majalahgempur"

Monday, 27 April 2020

Polres Jember Kukuhkan Tim Alap-alap


Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com - Kapolres Jember AKBP Aris Supriono mengukuhkan tim Alap Alap dengan menyiram air bunga dan keprok kendi serta pemotongan tumpeng di Mapolres Jember, Senin 27 April 2020.


Pengukuhan ini dipimpin AKBP Aris Supriyono didampingi Wakapolres Kompol Windy Syafutra, Kabagops Kompol Idham Chalid dan Kabagren Kompol Nurhadi Suseno.

Wakapolres Kompol Windy Syafutra mengatakan dengan dikukuhkannya Satuan Samapta Bhayangkara (Sat Sabhara) berjuluk tim Alap Alap diharapkan bisa menekan angka kriminalitas.

"Bisa melaksanakan patroli rutin menjangkau tempat-tempat daerah yang rawan yang dilengkapi dengan kendaraan R2 Trail dan persenjataan, keberadaan tim alap-alap ini bisa menekan tindak kejahatan kriminalitas,"Jelas Wendy Syafutra.

Kata Wendy, adanya perampasan kendaraan bermotor dan penjambretan di jalanan serta pembobolan rumah, mini market maupun pencurian dengan kekerasan, dengan diterjunkan nya tim alap-alap bisa menguranginya.

Sementara Kasat Sat Sabhara Polres Jember AKP Eko Basuki, mengklaim telah menyiapkan 20 Personil dibekali pendukungnya yakni Pelindung dan kendaraan trail maupun senjata.

Eko sesumbar, bila tim Alap-alap merupakan polisi pilihan yang telah dilatih dan memiliki kemampuan khusus. Tugas tim anti bandit melakukan respon cepat dan memburu palaku kejatan jalanan seperti begal, jambret dan kejahatan lainnya.

Menurutnya, fungsi Sabhara merupakan sebagian fungsi Kepolisian yang bersifat preventif yang merupakan keahlian dan keterampilan khusus, yang telah dikembangkan lagi mengingat masing-masing tugas yang tergabung dalam fungsi Samapta perlu menyesuaikan dengan tuntutan perkembangan masyarakat.

"Memiliki Unit Patroli yaitu Bentuk operasional Polri yang merupakan perwujudan tindakan menghilangkan faktor niat atau pencegahan terhadap bertemunya niat dan kesempatan,"ujar Eko Basuki

Selain itu, lanjut Eko, pengendali massa (Dalmas) yaitu kegiatan dengan memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan terhadap sekelompok masyarakat yang sedang menyampaikan pendapat, aspirasi didepan umum guna mencegah masuknya pengaruh pihak tertentu atau provokator. (edy)

Berita Terkait Kriminal

No comments: