"Majalah Gempur Online kini hadir di Aplikasi Play store atau Google play. Untuk berlangganan berita-berita terbaru kami, silahkan download Aplikasi ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.mysel.majalahgempur"

Thursday, 23 April 2020

Takmir Masjid di Jember Mendapat Bantuan Dana Operasional dari Pemkab


Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com - Takmir masjid di Jember mendapat bantuan dana operasional dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) guna menjaga kebersihan masjid dan mencegah penularan covid-19, Kamis 13 April 2020.


Bupati Jember, dr. Faida, MMR., pada saat penyerahan bantuan cairan pembersih lantai di Sekretariat Baznas Jember menegaskan ada dana operasional untuk menjaga kebersihan masjid.

Menurut Bupati, Dana tersebut akan diberikan atas nama masjid, yang digunakan untuk menjaga kebersihan masjid."Untuk takmir masjid, marbot, dan pengurus yang setia menjaga kebersihan masjid di bulan ramadhan, sudah disiapkan anggaran operasional,” katanya.

Masjid yang mendapatkan bantuan dana kebersihan adalah masjid yang telah terdata sebelumnya. Jumlahnya mencapai 2.600 masjid. “Supaya mereka merasa terbantu," tutur perempuan berlatar belakang dokter ini.

Sementara itu, bantuan cairan pembersih lantai dari Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jawa Timur akan segera didistribusikan. Cairan ini diharapkan bisa menjaga masjid dari terjadinya penyebaran virus korona.

Lanjut bupati, agar menjaga tidak terjadi penularan virus korona, takmir masjid perlu meningkatkan intensitas pengepelan dari sebelum terjadi wabah.

Bupati juga mengungkapkan, bahwa takmir masjid yang berasal dari keluarga kurang mampu mendapatkan asuransi kesehatan secara gratis dari Pemerintah Kabupaten Jember. Sebanyak lebih kurang 15.000 ta'mir masjid merasakan manfaat program pemerintah itu.

Sementara itu, Wakil Ketua DMI Jawa Timur, H. Mohammad Arum Sabil, menyampaikan, cairan pembersih lantai ini bukan disinfektan, tetap cairan untuk mengepel lantai agar tetap bersih.

Arum Sabil juga berpesan kepada pengurus DMI Kabupaten Jember, ta'mir masjid, Baznas, kepala daerah, serta aparatur Pemerintah Kabupaten Jember untuk bekerjasama, saling membantu, dan saling mengawasi.

Bagi Dia, pejabat di instansi-instasi itu harus memahami kondisi di lapanganlapangan. Sehingga bisa memberikan skala perioritas masjid yang harus mendapat cairan pembersih lantai.

"Kita tidak menginginkan barang tersebut hanya disimpan. Oleh karena itu, dengan adanya pendistribusian ini, semua elemen harus bekerja sama. Masjid mana yang diperioritaskan terlebih dahulu," ujarnya. (RF/Eros/Tahrir)

Berita Terkait Sosial Budaya

No comments: