"Majalah Gempur Online kini hadir di Aplikasi Play store atau Google play. Untuk berlangganan berita-berita terbaru kami, silahkan download Aplikasi ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.mysel.majalahgempur"

Saturday, 9 May 2020

Meski Perolehan Menurun, Persediaan Darah PMI Jember Masih Cukup


Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com.Perolehan darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember mengalami penurunan disebabkan karena berkurangnya donasi dari masyarakat dampak pandemik global Covid 19.

Sebelum masa pandemik Covid - 19, data Humas PMI Jember memperoleh darah antara 3000 hingga 3500 kantong darah per bulan. Namun, sejak pandemi Covid 19 perolehan darah hanya 2.934 kantong darah terhitung tanggal 1 - 30 April 2020, namun permintaan atau kebutuhan darah di Kabupaten Jember dapat tercukupi.

Ketua PMI Jember H Zaenal Marzuki SH. MH mengatakan, jumlah perolehan darah yang didapat PMI dari beberapa tempat yang di sediakan PMI termasuk hasil perolehan dari Mobil Unit donor darah.

"Di dalam gedung UDD sebanyak 973 kantong, di gerai Donor darah Klinik Pratama sebanyak 98 Kantong dan Markas PMI Jember memperoleh 56 Kantong serta Mobil Unit sebanyak 1.807 kantong," ujar Zaenal.

Zaenal menerangkan, sedangkan  untuk data produksi darah atau data darah yang keluar yang sudah sesuai dengan komponen darah terhitung sejak tanggal 1-30 April 2020 yakni sebanyak 2646.

"Untuk arah lengkap sebanyak 18 kantong, sel darah merah sebanyak 1972 Kantong, thrombosit concentrat (TC) sebanyak 345 Kantong, FFP atau plasma yang dibekukan sebanyak 34 kantong," terang Zaenal

Lanjut Zaenal, untuk komponen Leukodepleted sebanyak 4 kantong darah dan distribusi Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) RSUD dr. Soebandi sebanyak 160 Kantong, dan BDRS RS. Bina Sehat sebanyak 113 kantong.

Zaenal menjelaskan jumlah Data darah yang rusak sebanyak 118 kantong, kerusakan itu kata Zaenal disebabkan karena gagal Aftap, darah yang dinyatakan reaktif, darah yang positif dan darah yang lisis serta Plebotomi.

"Rusak disebabkan gagal Aftap 33 Kantong, Darah yang dinyatakan Reaktif 69 Kantong, DCT positif  2 kantong, lisis/exd sebanyak 12 dan plebotomi sebanyak 2 kantong," jelasnya.

Menurut pengacara senior di kabupaten Jember ini kondisi jumlah darah masih mencukupi untuk kebutuhan darah di Jember. Dia mengucapkan terima kasih kepada para pendonor darah.

"Semoga darah yang disumbangkan pendonor menjadi catatan amal shodaqoh yang terus mengalir, apalagi di bulan ramadhan ini, bulan penuh berkah." pungkas Zaenal mengakhiri. (RF/Eros/Yud)

Berita Terkait Sosial Budaya

No comments: