"Majalah Gempur Online kini hadir di Aplikasi Play store atau Google play. Untuk berlangganan berita-berita terbaru kami, silahkan download Aplikasi ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.mysel.majalahgempur"

Tuesday, 5 May 2020

Sebelum Mencalonkan Wakil Bupati, Mas Vian Biasa Membantu Anak Panti


Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com - Dwi Arya Nugraha Oktavianto atau Mas Vian hari ini, Senin sore 4 Mei 2020, berbagi kebahagiaan dengan anak yatim piatu Yayasan Panti Asuhan mambaul Ulum Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, Jember.


Jiwa sosial pengusaha muda ini, bukan dilatar belakangi keinginannya maju sebagai Calon Wakil Bupati Jember. Jauh sebelum nyalon, "Mas Vian sudah menjadi donatur tetap Yayasan Panti Asuhan Mambaul Ulum," ujar ketua yayasan, KH. Yazid Islamea usai buka bersama dengan Mas Vian dan anak panti asuhannya.

Kata Yazid, kehadiran Mas Vian memberikan semangat kepada anak panti yang saat ini juga terdampak covid-19. Kata dia, bantuan Mas Vian hari ini, mulai buka bersama hingga uang tunai kepada masing-masing anak yatim akan menyenangkan hati mereka.

"Alhamdulillah dengan adanya kegiatan buka puasa bersama dan santunan berupa uang tunai ini pasti dapat meringankan beban untuk kebutuhan sehari-hari anak yatim piatu di Yayasan Panti Asuhan Mambaul Ulum. Apalagi, saat ini anak-anak yatim piatu sedang melaksanakan ibadah puasa di bulan suci ramadan," katanya.

Yazid mengaku pandemi Covid-19 ini sangat berdampak kepada yayasan Panti Asuhan yang dibinanya. Oleh karenanya, Yazid mengapresiasi kehadiran Mas Vian di tengah-tengah kesulitan anak panti. Menurutnya, apa yang dilakukan Mas Vian merupakan bagian dari kebijaksanaan seorang pemimpin masa depan yang peduli terhadap masyarakat sekitar.

"Mudah-mudahan hajat hidup yang menjadi keinginan mas Vian bisa dikabulkan Allah SWT, sehingga bisa terus memperjuangkan dan membantu orang-orang seperti kami secara berkelanjutan. Apalagi beliau juga donatur setiap bulan di sini yang peduli terhadap anak yatim piatu," doanya untuk Mas Vian.

Yayasan Panti Asuhan Mambaul Ulum ini menampung 100 anak yatim, 80 ada di dalam panti, sementara 20 anak berada di luar. Paling jauh, berasal dari Kalimantan dan Madiun. "Kita juga kerjasama dengan kepolisian, jadi kalau ada anak yang dibuang atau pecandu narkoba, sama kepolisian dan dinas kadang ditaruh di sini," ungkap Yazid.

Sementara itu, Mas Vian mengatakan kegiatan sore ini merupakan agenda safari ramadhan yang dilakoninya sejak awal bulan puasa. Sebelumnya,
membagikan takjil dengan memborong dagangan penjual takjil di pinggir jalan dan berbagi sembako kepada warga yang amat terdampak covid-19 di sekian titik di Jember.

"Kegiatan ini merupakan rangkaian Safari Ramadhan, sebelumnya kami membagikan takjil dan sembako gratis kepada masyarakat yang terdampak secara langsung Covid-19. Hari ini kami berbuka puasa dan memberikan santunan berupa uang tunai kepada 80 orang anak yatim piatu," tuturnya.

Meski bersama puluhan anak, Mas Vian mengaku tetap mengikuti anjuran pemerintah untuk menggunakan standar Physical Distancing seperti menggunakan masker dan jaga jarak minimal 1,5 meter. "Susah mengumpulkan massa, khawatir tertular corona, oleh karenanya saya minta untuk tetap menerapkan Pysical Distancing," jelasnya.

Mas Vian merasa kasihan pada mereka, sebab setiap tahun biasanya mereka menerima bantuan dari instansi terkait maupun pribadi-pribadi untuk buka puasa bersama, tetapi bulan ramadhan kali ini berbeda, sulit mengumpulkan orang ditengah situasi pandemi Covid-19. Untuk itu kami berisiniatif mengumpulkan mereka untuk berbagi bersama, walaupun dengan beberapa orang tetap kami dibagikan secara merata.

Mas Vian berharap mereka terus rajin belajar dan berbuat kebaikan meskipun ditengah situasi pandemi Covid-19 yang tidak menentu ini. Ia berpesan agar terus semangat belajar, tidak menyerah melawan Covid-19 bersama-sama hingga berakhir demi masa depan yang cerah dan terang benderang.

Bila diberi amanah kelak untuk memimpin Jember, salah satu programnya kata Mas Vian, fakir miskin dan yatim piatu akan lebih diperhatikan. Apalagi, yang memiliki wadah seperti Panti Asuhan, "Saya kira lebih tepat sasaran memberikan bantuan kepada mereka berupa sembako, uang tunai maupun pakaian sehingga mereka dapat merasakan program pemerintah yang kami buat dan mengurangi dampak kemiskinan," jelasnya. (RF).

Berita Terkait Sosial Budaya

No comments: