"Majalah Gempur Online kini hadir di Aplikasi Play store atau Google play. Untuk berlangganan berita-berita terbaru kami, silahkan download Aplikasi ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.mysel.majalahgempur"

Friday, 17 July 2020

Lantik Pj, Wabup; Kepala Desa Tidak Bisa Membangun Sendirian

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Wakil Bupati Jember, Drs KH A Muqit Arief, Jum’at, (17/7/2020) melantik Bambang Bukadi sebagai Penjabat Kepala Desa Curahnongko, Kecamatan Tempurejo.

Pelantikan berlangsung di pendapa kantor Kecamatan setempat dihadiri Plt Kepala Dinas pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispemasdes) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember Edy Budi Susilo serta sejumlah pejabat muspika setempat.

Penjabat baru ini merupakan sosok yang telah diusulkan Camat serta telah mendapat evaluasi dari Bupati Jember, dr. Faida, MMR.  “Dengan pelantikan ini diharapkan penjabat kepala desa bisa melakukan langkah-langkah untuk membangun Desanya,” terang wabup.

Dalam melaksanakan pembangunan, Kepala Desa tidak bisa sendiri, harus bersinergi, berinteraksi, dan berkomunikasi dengan semua pihak. “Gerak cepat pembangunan, sangat diharapkan, sebab, jika desa makmur dan sejahtera, otomatis kotanya akan hidup”, katanya.

Ada tugas tambahan Pj, yaitu menyukseskan Pilkada Desember nanti. Sukses dan tidaknya bisa ditandai tingkat partisipasi dan berjalan aman dan lancar. “Kami juga mengingatkan agar Kades tidak lelah menyosialisasikan protokol kesehatan, agar pandemi Covid-19 ini cepat berakhir”, harapnya.

PJ Kades, Bambang Bukadi bersyukur pelantikannya lancar. Untuk langkah awal, ingin memperbaiki pelayan terhadap masyarakat. “Kami juga berharap Desa Curahnongko aman dan terkendali, Pilkada dan Pilkades nanti sukses, serta pandemi Covid-19 cepat berlalu” ujarnya.

Pelantikan Pj ini, lantaran Kades sebelumnya meninggal dunia, setelah kosong tiga bulan, akhirnya terisi oleh Bambang Bukadi setelah mengalami proses pengajuan kepada Dispemasdes Pemkab Jember atas nama Bupati melalui Camat Tempurejo. (eros).

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: