"Majalah Gempur Online kini hadir di Aplikasi Play store atau Google play. Untuk berlangganan berita-berita terbaru kami, silahkan download Aplikasi ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.mysel.majalahgempur"

Tuesday, 7 July 2020

PMI Jember Bantu Obat-obatan Untuk Yonif Raider 515 Yang Bertugas Ke Papua

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. PMI Kabupaten Jember memberikan dukungan obat-obatan kepada pasukan batalyon infanteri (Yonif) Raider 515  Kostrad yang bertugas di wilayah Papua.

Bantuan itu untuk memperkuat kerjasama PMI dengan Yonif Raider 515 Kostrad yang bermarkas di Kecamatan Tanggul, Jemberini.  Obat-obatan itu sebagai penyiapan Satuan Tugas Yonif Raider 515 yang akan menggantikan 450 pasukan Yonif para Raider 305 Kostrad.

Serah-terima dilakukan oleh kepala Klinik Pratama PMI drg Ayu Dwi Anggraheni kepada Letda Hadi Widiyanto. “Kami mewakili ketua PMI Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH,PMI sangat mendukung tugas para abdi negara dari Yonif Raider 515,” katanya Selasa  (7/7/2020).

Dokter Ayu menambahkan, PMI punya tanggung jawab untuk mendukung pemerintah, salah satunya mendukung Yonif Raider 515. “PMI sebagai bagian dari negara ini tentu akan mendukung setiap kegiatan Kostrad yang bertugas di perbatasan,” terangnya.

Ketua PMI Jember H EA Zaenal Marzuki mengaku bangga dapat kepercayaan dari Kostrad. “Kami malah bangga dapat kepercayaan dari Kostrad, kami senang bisa membantu pasukan Yonif Raider 515 yang akan bertugas  pengamanan perbatasan di Papua,” tuturnya.

Menurutnya PMI punya 4 tugas pokok dan fungsi yaitu Kesiapsiagaan bantuan dan penanggulangan bencana, Pelatihan pertolongan pertama untuk sukarelawan,Pelayanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, dan Pelayanan transfusi darah. “Bantuan kepada kostrad yang tugas mengamankan perbatasan juga menjadi tugas PMI,” terangnya.

Sementara Letda Hadi Widiyanto mengucapkan terima kasih atas bantuan PMI. “Kami atas nama kostrad banyak mengucapkan terima kasih kepada PMI kabupaten Jember yang membantu obat-obatan untuk dibawa ke tugas pengaman perbatasan di Papua,” ujarnya. (eros).

Berita Terkait Kesehatan

No comments: