"Majalah Gempur Online kini hadir di Aplikasi Play store atau Google play. Untuk berlangganan berita-berita terbaru kami, silahkan download Aplikasi ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.mysel.majalahgempur"

Monday, 2 November 2020

Plt Bupati Jember Resmikan Rumah Layak Huni Bantuan Laznas Nurul Hayat

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Plt Bupati Jember Drs KH Abdul Muqit Senin (2/11/2020) resmikan pembangunan rumah layak huni bantuan Laz Nas Nurul Hayat.

"Bakti sosial ini berfungsi untuk mengasah rasa kepedulian terhadap orang lain," ujar Kyai Muqit didampingi perwakilan dari Kemenag Jember Muslim usai meresmikan Rumah Layak Huni Misrani, warga dusun Baratan timur kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang.

Bakti sosial ini Menurutnya dapat menumbuhkan rasa persaudaraan, kebersamaan dan gotong - royong di tengah-tengah masyarakat. “Terima kasih telah melaksanakan bedah rumah, kegiatan ini menjadi tugas semua, bukan hanya tugas Pemerintah Kabupaten Jember”, jelasnya.

Pasalnya kalau bantuan melalui pemerintahan itu kan harus by address By Name dan harus mempunyai Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP), karena hal itu terkait dengan pertanggungjawaban, program itu bukan pribadi atau golongan seperti Laznas" lanjutnya

Sementara menurut Abdul Latif direktur Laznas Nurul Hayat Jember menerangkan, bantuan ini merupakan dari hasil penggalangan dari anggota dan itu dilakukan setiap bulan sejak tahun 2018 perbulan dan bisa menyelesaikan 1 rumah sampai 2 rumah, tergantung masyarakat sekitar.

"Pembangunan ini melibatkan warg sekitar, guna menumbuhkan rasa kepedulian, misalnya tukang dan kulinya dari masyarakat sekitar, kita hanya menyediakan materialnya saja dan untuk satu rumah biayanya sekitar 20 juta tukang dan kuli dari masyarakat dan kita gaji." Jelasnya.

Bukan hanya program pembangunan rumah layak huni, Sambung Latif tetapi Laznas Nurul Hayat, lanjutnya juga memberi bantuan beasiswa terhadap anak yatim yang tergolong kategori dhuafa dan ibunya belum menikah dengan syarat harus mengaji.

"Untuk mengetahui anak yatim itu mengaji,  dengan buku penghubung tanda hadir, ditanda tangani ustatnya, selanjutnya setiap bulan disetorkan ke Nurul Hayat melalui koordinator kecamatan. Hampir kecamatan sudah ada hanya tinggal beberapa saja." pungkasnya (yond).

Berita Terkait Pemerintahan

No comments: