"Majalah Gempur Online kini hadir di Aplikasi Play store atau Google play. Untuk berlangganan berita-berita terbaru kami, silahkan download Aplikasi ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.mysel.majalahgempur"

Thursday, 14 January 2021

Anggota DPRD Minta Pemkab Jember Turun Tangan Benahi Pasar Ambulu

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Salah satu Pasar di Jember yang hingga kini masih belum pernah mendapat  renovasi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember diantaranya Pasar Ambulu.

Baca juga: Pedagang Pasar Korban Puting Beliung di Jember Ini Benahi Lapaknya Secara Mandiri

“Hanya Pasar Ambulu saja yang masih belum pernah disentuh sama sekali. Padahal para pedagangnya juga memberikan kontribusi besar untuk daerah,” kata Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember  Alfan Yusfi  saat ditemui media ini, Kamis (14/1/2021.

Padahal kata, Anggota Legislatif dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan yang berangkat dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4 sejumlah pasar daerah seperti  pasar Manggisan, Balung, Kencong dan beberapa pasar lainnya telah di Renovasi.

Akibatnya, bukan hanya bangungan pasarnya yang memprihatinkan, tetapi selokan yang ada di sekitar pasar juga banyak yang tersumbat (buntu) sejak lama. "Selokannya juga pada mampet dan masih banyak lagi sebenarnya persoalan yang ada di Pasar Ambulu," imbuhnya

Kondisi semakin parah, ketika puluhan lapak rusak akibat tertimpa pohon beringin, akibat angin puting beliung pada tiga hari yang lalu. “Mantri Pasar dan Camat sebenarnya telah melaporkan ke Dinas Industri dan Perdagangan (Disperindag). Namun tindak lanjut." Keluhnya.

Meski tidak memiliki kebijakan, seharusnya Pelaksana Tugas (Plt) Disperindag  seharusnya turun, menunjukan kepada masyarakat bahwa pemerintah tidak diam. Oleh karena itu, dalam waktu dekat pihaknya akan mendatangi Disperindag untuk mencari  solusi.

Alfan berharap pemerintah segera memperbaiki lapak yang rusak, sebab tempat yang dibangun secara mandiri oleh pedagang itu sifatnya hanya sementara. "Mereka juga membayar kontribusi, jadi harus memperoleh haknya untuk berjualan ditempat yang layak," Tandasnya (Naw).

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: