![]() |
| Camat Tanggul Farikul Mahmudi serahkan Keputusan PJ kepada Hidayatullah Mawardi |
Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com - Pelantikan Penjabat (Pj) Kepala Desa Tanggul Wetan pada Jumat (14/11/2025) bukan sekadar seremoni pergantian kepemimpinan. Di balik prosesi resmi yang berlangsung di Balai Desa Tanggul Wetan itu, tersimpan dinamika pemerintahan, ekspektasi masyarakat, dan tantangan baru yang menanti untuk segera dijawab.
Sejak beberapa waktu terakhir, Desa Tanggul Wetan mengalami kevakuman jabatan kepala desa. Kekosongan itu berdampak pada perlambatan sejumlah agenda pemerintahan, mulai dari administrasi, pelayanan publik, hingga respons terhadap kebutuhan warga.
Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Jember dalam hal ini Pemerintah kecamatan, karena dikhawatirkan akan mengganggu stabilitas sosial dan pelayanan dasar di tingkat desa.
Di tengah situasi itu, pelantikan Hidayatullah Mawardi, S.Pd. sebagai Pj Kepala Desa Tanggul Wetan oleh Camat Tanggul, Farikul Mashudi, menjadi momentum penting untuk mengembalikan ritme pemerintahan.
“Dengan dilantiknya Pj ini kita berharap proses pemerintahan di Desa Tanggul Wetan bisa kembali berjalan normal seperti sediakala,” ujar Farikul Mahmudi di hadapan Forkopimcam, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan perwakilan DPMD Jember.
Farikul menggambarkan bahwa tugas seorang kepala desa jauh lebih kompleks dibandingkan pemimpin struktural lainnya. Kepala desa adalah figur yang bersentuhan langsung dengan denyut kehidupan warganya. “Mulai dari kelahiran hingga kematian, dari persoalan sosial hingga pembangunan,” katanya.
Makna dari pernyataan ini bukan hanya menegaskan luasnya cakupan tugas, tetapi juga menunjukkan betapa pentingnya kualitas kepemimpinan yang adaptif, responsif, dan inklusif. Farikul menilai Pj Kades harus cepat beradaptasi, mau belajar, dan mampu merangkul seluruh elemen masyarakat.
Tantangan desa, menurutnya, semakin beragam. Mulai dari administrasi, pelayanan publik, hingga kesiapan desa menyongsong agenda besar seperti Pilkada dan Pilkades. Karena itu, ia menekankan pentingnya sinergi lintas elemen dan koordinasi yang erat dengan pemerintah kecamatan.
Pj Kades Tanggul Wetan Hidayatullah Mawardi menyadari bahwa jabatan yang baru ia emban bukan tanpa beban. Kekosongan jabatan sebelumnya menyisakan sejumlah pekerjaan rumah, terutama terkait peningkatan kualitas pelayanan dan penataan sistem pemerintahan desa.
Ia menilai bahwa pondasi pelayanan publik harus diperkuat kembali melalui peningkatan disiplin aparatur, penataan tupoksi, dan peningkatan kompetensi perangkat desa. “Pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan dengan baik, jujur, dan transparan tanpa tekanan atau kepentingan apa pun,” tegasnya.
Pernyataan ini mencerminkan komitmennya untuk mengembalikan kepercayaan publik hal yang sangat penting ketika desa baru saja melewati masa transisi kepemimpinan.
Selain fokus pada perbaikan internal pemerintah desa, Hidayatullah juga menargetkan percepatan program pembangunan fisik yang telah dianggarkan. Beberapa program tertunda karena proses administratif sebelumnya tersendat.
Tantangan berikutnya adalah persiapan menghadapi momentum politik, baik Pilkada maupun Pilkades. Dengan dinamika politik desa yang sering kali sensitif, kepemimpinan sementara ini dituntut menjaga suasana tetap kondusif.
Hidayatullah menegaskan perlunya kehadiran desa yang lebih damai dan inklusif, dengan memastikan warga memiliki ruang lebih besar untuk berpartisipasi dalam pembangunan.
“Kita ingin ada peningkatan kinerja di semua lini serta partisipasi masyarakat dalam menyukseskan seluruh program,” ujarnya.
Bagi sebagian warga, pelantikan ini membawa harapan baru. Tidak sedikit yang menginginkan perubahan nyata setelah masa stagnasi pemerintahan. Harapan itu mencakup pelayanan yang lebih cepat, pemerintahan yang terbuka, serta stabilitas sosial yang lebih baik.
Hidayatullah menutup pernyataannya dengan ajakan kolektif agar seluruh elemen desa menjaga keamanan, kekompakan, dan persatuan. “Kita semua adalah warga Desa Tanggul Wetan sekaligus warga negara Republik Indonesia yang memiliki tanggung jawab bersama membangun desa dan negara,” pungkasnya.
Pelantikan Pj Kades Tanggul Wetan bukan hanya transisi administratif, tetapi titik balik yang disertai setumpuk tantangan, ekspektasi publik, dan peluang memperbaiki tata kelola desa.
Dalam beberapa bulan ke depan, keberhasilan Hidayatullah akan sangat ditentukan oleh kemampuannya menata kembali sistem pemerintahan, membangun kepercayaan warga, serta menjaga stabilitas sosial. (Wahyu/Eros)


