"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Thursday, August 28, 2014

Premium Subsidi Tembus 9 Ribu, Pertamax 13 Ribu Per Liter

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Harga eceran Premium bersubsidi di wilayah Jember Selatan, capai Rp 9 ribu per liter. Kenaikan harga terjadi karena Premiun langka. Biasanya, ditingkat pengecer Premium dijual hanya Rp7 ribu per liter.

Berdasarkan pantauan Nusantara Pos di sejumlah pengecer, Rabu (27/8), ditemukan harga eceran yang bervariasi antara Rp 8 ribu hingga Rp. 9 ribu per liter untuk jenis Premium, sedangkan Pertamax dibanderol Rp 13 ribu. Para pengecer kesulitan mendapatkan BBM. "Untuk mendapatkan 20 liter bensin (premium) kita antri lebih dari tiga jam, makanya kita naikkan," ujar Nanik, pengecer di Desa Dukuh Dempok, Kecamatan Wuluhan.

ironisnya, Nanik bersama sang suami berjualan di depan SPBU Dukuh Dempok, dengan menggunakan timba sebagai wadah, kios dadakan Nanik inipun ramai diserbu pembeli. Sebab, masyarakat lebih memilih membeli di eceran daripada antre panjang di pompa bensin setiap konsumen dihargai Rp 9 ribu untuk setiap canting takaran 1 liter.

Salah seorang pembeli, Heri misalnya, ia beralasan enggan jika harus antri sendiri. Pasalnya, waktu yang dibutuhkan terlalu lama, sekitar 3 jam lebih, “kalau harus antri, ya keburu habis waktu saya,” kata pedagang keliling itu.  Heri terpaksa merogoh gocek lebih, sebab kalau tidak, ia tak dapat berjualan lagi.  

Berbeda dengan Nanik, Bambang, salah seorang pengecer lainnya, yang saat itu sedang antri di SPBU Balung Kidul, mengaku tak menjual Premium. Menurutnya, waktu yang dibutuhkan untuk antri dengan hasil yang ia terima tak seimbang. Lantas dirinya beralih menjual BBM jenis Pertamax yang ia banderol Rp 13 ribu per  liter. “Saya jual Rp 13 ribu per liter, saya beli dari Pom (SPBU) Rp 11.500,” akunya. (Ruz).

Berita Terkait Ekonomi Bisnis

No comments: