"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Thursday, 23 October 2014

Butuh 20 Milyar Untuk Rehabilitasi Pasar Induk

Bondowoso, MAJALAH-GEMPUR.Com. Pasca terjadinya kebakaran Pasar Induk beberapa waktu lalu, Pemkab Bondowoso berencana merehabilitasi total. Pemugaran tinggal menunggu anggaran yang sudah diajukan ke pusat.

Hal itu diungkapkan oleh Drs. H. Harimas, MSi Kepala Diskoperindag Kabupaten Bondowoso. “Kita sudah mengajukan anggaran untuk pembangunan pasar induk,” ujarnya Kamis (23/10) kepada sejumlah wartawan. Besaran anggaran yang dibutuhkan untuk melakukan rehabilitasi mencapai Rp 20 miliar.



Kondisi pasar induk pasca kebakaran memang harus direhabilitasi total. Hal itu karena kerusakan yang terjadi sudah cukup parah. Selain itu, pembangunan kembali pasar induk diharapkan bisa menata ulang para pedagang yang sebelumnya sudah meluber hingga ke luar area pasar.

Sementara itu, lanjunya, pembangunan kios untuk relokasi sementara bagi para pedagang masih terus dikebut. Hingga kemarin, sekitar 12 deret kios sementara sudah berdiri memanjang dari jalan Teuku Umar hingga bundara Jalan Veteran.   

Berdasarkan pantauan wartawan, para pekerja hingga saat ini terus menggarap lantai kios. Lantai kios tersebut akan diplester terlebih dahulu sebelum ditempati para pedagang.  Seperti diketahui, dalam satu deret kios terdiri dari beberapa lapak berukuran 4 x 3 meter.

Ada sekitar 392 lapak yang akan disedikan untuk ratusan korban kebakaran pasar induk. Direncakan, satu lapak berukuran 4 x 3 meter itu akan dibagi menjadi dua. Sehingga satu lapak akan menampung dua pedagang. Pembagian lapak melibatkan Ikatan Persaudaraan Pedagang Pasar Induk (IP3I).

Lokasi masing-masing pedagang akan ditentukan menggunakan sistem lotre sehingga diharapkan pembagian lebih adil. “Berdasarkan catatan jumlah pedagang, kita pastikan jumlah lapak sementara yang kita sediakan ini mencukupi,” ujar Harimas, kepala Diskoperindag Bondowoso.(midd)

Berita Terkait Ekonomi Bisnis

No comments: