"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Sunday, November 29, 2015

Ditinggal Ikut Kampanye Cabup, Rumah Diobok Obok Maling

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Diduga ditinggal ikut kampanye salah-satu Paslon Bupati, rumah Darsum (47). warga desa / kecamatan Jombang Sabtu (29/11) sekira pukul 17.30 Wib, diobok-obok oleh maling.

Beruntung gerakan pencuri segera dipergoki Adi tetangga korban yang saat melintas didepan rumah korban melihat gerakan mencurigakan, “Saya sempat melihat ada gerakan orang didalam rumah pak Darsum, karena curiga, saya amati. ternyata benar ," ujarnya.

Lebih lanjut Adi mengatakan. bahwa setelah jelas memang ada orang didalam rumah tersebut, pihaknya akhirnya mengontak  tetangganya "setelah jelas ada orang saya beranjak pelan - pelan dan  mendatangi rumah warga," ungkap Adi di lokasi

Sontak wargapun beramai ramai mendatangi rumah korban, untuk mengepungnya dari segala penjuru, serta meneriaki agar pencuri tindak keluar dari rumah, namun pencuri belum juga keluar, akhirnya wargapun melapor ke mapolsek Jombang.

Mendapat laporan warga petugas kepolisian datang ke lokasi dan bersama warga menggedor pintu, anehnya pencuri lenyap. "saya kaget , entah kemana larinya pencuri tersebut, padahal kami meriksa semua penjuru ruangan, tanpa ada yang terlalui namun tak ditemukannya ," terangnya .

Melihat rumahnya dipenuhi warga dan polisi. pemilik rumah yang informasinya baru datang mengikuti kampanye salah-satu paslon bupati Jember, kaget dan shok, usai ditenangkan oleh warga dan pihak kepolisian  korbanpun  berangkat ke kantor mapolsek Jombang.

Pantauan dilokasi  warga masih belum berajak dari rumah, “kami yakin pelaku belum keluar, mau keluar lewat mana, lawong sekitar rumah dipenuhi warga, kalaupun keluar pasti ada warga yang melihatnya “tukas beberapa warga.

Menurut Kanit reskrim polsek Jombang, sementara hanya satu laptop yang tidak ditemukan "Semenatara, sampai sekarang masih 1 unit laptop yang sehari hari dibuat kerja korban, yang tidak ada ditempat biasa korban menaruhnya, " tuturnya. (yud/rud)

Berita Terkait Kriminal

No comments: