"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Wednesday, December 2, 2015

Forpimda Ajak Masyarakat Sukseskan Pilkada Jember

Jember. MAJALAH-GEMPUR.Com. Agar kasus menganiayaan tiga santri Al Falah akibat perusakan banner salah-satu paslom Kepala Daerah di Silo, tidak terulang, Jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Jember gelar pertemuan.

Tampak hadir Ketua DPRD Thoif Zamroni, Hadi sumartono Kajari, Plh Dandim 0824 letkol Arh Abd Hamid, maupun Ketua GP Ansor Jember Ayub Junaidi SH, dan pimpinan Ponpes al Hidayah KH.Imam kharomain, maupun pimpinan Ponpes al Falah KH. A.Muqit Arif Yang juga sebagai Paslon di Loby Ruangan Mapolres Jember. Rabu (2/12)

Thoif Zamroni (Ketua DPRD), Jember , mengapresiasi pertemuan yang digagas Kapolres Jember, sehingga permasalahan ini tidak terus berkembang “Forpimda  sangat tepat dan cepat mempertemukan pihak terkait, sehingga permasalahan ini tidak bekepanjangan” Urainya

Plh Dandim 0824 letkol Arh Abd Hamid minta kepada kedua belah pihak agar melakukan islah sendiri tanpa ada tekanan. Hal senada juga disampaikanKajari Jember,  Kepada kedua belah pihak untuk meredam permasalahan yang terjadi, dan menyerahkan kasus ini kepada aparat hukum.

Sementara Ketua GP Ansor, Yang juga sebagai Wakil Ketua DPRD Jember dalam kesempatan itu juga menyampaikan pendapatnya, meminta agar permasalahan ini dilakukan dengan proses hukum meski proses islah tetap berjalan.

Sementara Kapolres Jember AKBP Sabilul Alif SH, SIK, meminta kepada Kyai yang menjadi panutan umat agar permasalahan ini selesai disini, terkait permasalahan biar Panwas dan Aparat terkait yg menangani masalah tersebut.

Dalam pertemuan tersebut menghasilkan surat pernyataan islah yang disepakati oleh kedua belah pihak dan di saksikan oleh Forpimda untuk ditandatangani bersama yang sebelumnya telah dibackan oleh Kapolres Jember AKBP Sabilul Alif SH.SIK.

Kedua belah pihak bisa mengendalikan santri dan Jamaahnya, agar tidak mudah terprovokasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, serta mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan masalah untuk menjaga Ukuwah Islamiyah serta mengedepankan  persatuan dan kesatuan bangsa

Selain itu juga harus Siap bekerja sama dengan aparat, Instansi terkait dan komponen masyarakat lainya serta mendukung sepenuhnya proses hokum yang dilakukan dalam rangka menegakan peraturan perundangan untuk menciptakan sitisuasi yang aman nyaman dan kondusif.(Edw)

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: