"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Thursday, December 10, 2015

Paslon Bupati Jember Faida – Muqit Klaim Unggul di 21 Kecamatan

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Tim Pemenangan Cabup dr. Faida Rabu (10/12) rilis hasil Real Count, Faida dinyatakan unggul 53,79% dari pak gik yang hanya memperoleh 46.21% dari 100% TPS, 4374 TPS di seluruh Jember.

Data PolMark Research Center (PRC), menyebutkan Paslon 1 Sugiarto SH- dr Dwi Kuryanto, Menangkan 10 Kecamatan, Ambulu, Arjasa, Jelbuk, Mumbulsari, Panti, Patrang, Puger, Rambipuji, Suberjambe, dan Wuluhan, Selebihnya 21 Kecamatan pasangan dr Faida – KH Muqit Arif ungul.

Perhitungan seluruh TPS berbasis Formulir C1 di seluruh (4347 TPS) Hasilnya adalah sebagai berikut. Perolehan suara Pasangan Nomor Urut 1: 451.530 suara (46,21%). Pasangan Nomor Urut 2: 525.540 suara (53,79%). Selisih kedua pasangan calon: 7,58% atau sebesar 74.010 suara.

Pasangan Nomor 2 memenangkan 21 kecamatan dari 31 kecamatan (67,7%), dan menang di 2557 TPS dari 4347 TPS (58,8%). Pemilih yang berpartisipasi adalah 977.070 orang (51,63%). Suara tidak sah adalah 19.905 suara atau 1,05% dari total DPT (1.892.453 pemilih).”Urai pimpinan PRC Eep Syaifullah Fatah

Tambah Eep “Hasil yang kami sampaikan dalam rilis kali ini tidak akan jauh berbeda dengan yang didapat oleh KPU, namun kami tetap akan menunggu dan menghormati hasil keputusan dari KPU yang akan di sampaikan pada tanggal 16 Desember nanti,” ujar Eep.

Faida sendiri ketika mengetahui dirinya mengungguli pasangan Pak Gik-dr. Dwi mengatakan bahwa kemenangan ini bukan kemenangan dirinya, akan tetapi kemenangan ini adalah kemenangan rakyat jember semuanya,” ujar Faida.

Sedangkan Kiyai Muqit Arif sendiri saat diminta memberikan sambutan ‘menolak’ untuk diberi ucapan selamat, sebab menurutnya kemenangan ini bukan akhir dari ‘pertarungan’ akan tetapi awal dari amanah rakyat yang harus dipenuhi dari janji-janji yang selama ini disampaikan dalam setiap kampanyenya.

“Saya dalam semalam kemarin mendapat ucapan selamat baik melalui sms maupun datang langsung ke pesantren kami, tapi saya lebih senang jika tidak diberi ucapan selamat, sebab memenangi pilkada ini adalah awal dari niat kami untuk menciptakan perubahan di Jember,” ujar Kiyai Muqit

Acara dihadiri seluruh insan jurnalis baik yang selama ini ‘pro’ Faida maupun yang ‘pro’ pak Gik sempat menjadi bahan guyonan dan penuh keakraban, terlebih bagi wartawan yang selama ini ‘memihak’ pasangan Pak Gik – dr. Dwi, alasan Faida mengundang semua wartawan tanpa melihat latar dukungan terhadap dirinya, karena Faida ingin insan pers di Jember tidak terpecah belah seperti sebelum pilkada.

“Kami tidak ada dendam terhadap rekan-rekan wartawan yang selam ini lebih banyak memlintir kegiatan kami, pada hari ini kami ingin semua insan pers tetap bersatu untuk memajukan jember, dan tidak ada dusta diantara kita, saya cuma tugas jurnalis itu pekerjaan yang mulia, dan bisa menghantarkan kita masuk surga jika kita menyajikan berita yang sebenarnya, tapi kalau banyak memelintir maka bisa menjadikan kita masuk neraka,” sindir Faida yang disambut tepuk tangan.

Faida sendiri ketika disinggung mengenai adanya isu jika Faida jadi Bupati, akan melakukan bersih-bersih pejabat dan melakukan mutasi besar-besaran, Faida menampik isu tersebut, sebab menurutnya dirinya akan melakukan pakta integritas dengan semua pejabat yang siap tidak melakukan korupsi,

“Bagi kami kami tidak akan melakukan mutasi terhadap pejabat yang selama ini tidak mendukung kami, tapi kami akan menilai kinerja pejabat itu sendiri dalam memberikan layanan kepada masyarakat, kami akan melakukan pakta integritas dengan semua pejabat, dan siap tidak melakukan korupsi,” tambah Faida.

Bahkan jika nanti hasil KPU benar-benar dirinya ditetapkan, tidak hanya akan membawa Jember dalam kancah Nasional saja, akan tetapi go International, “Mari kita lupakan ‘peperangan’ pilkada sebelum coblosan, tapi ayo bersama-sama kita membangun jember ke depan lebih baik,” ujar Faida. (edw)

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: