"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Monday, February 8, 2016

Dua TKI Jember Kembali Tewas Tenggelam Menuju Malaysia

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com.  Saat berangkat menuju Malaysia, Mujianto (23), warga Dusun Kraton RT 07, RW 002 Desa Wono Asri, Selasa (26/1), ditemukan tewas tenggelam  di Sungai Tengah, Bandar Penawar Kota Tinggi, Johor.

Tenggelamnya sebuah Kapal di perairan laut Kelise, juga menimpa teman Korban yang bernama Nur Wiyanto, namun hingga saat ini masih belum ditemukan. Tim Evakuasi Disaster Victim Identification (DVI), Berhasil menemukan jasat korban 22 orang, 12 laki-laki dan 10 perempuan.

Kematian korban diketahui setelah Tim DVI, meminta sample darah terhadap keluarga Mujianto (23), warga Dusun Kraton RT 07, RW 002 Desa Wono Asri, Kec Temporejo. “Saya berharap jasat anak saya segera dipulangkan untuk saya dimakamkan, dan Narwiyanto agar bisa ditemukan dengan Selamat ”Harap Ibu Korban Astutik

Kapolsek Temporejo AKP Ribut Budiono, membenarkan, Mujianto (23), merupakan warga Dusun Kraton RT 07, RW 002 Desa Wano Asri, Kecamatan Temporejo, Sementara Narwiyanto (40), Warga Dusun Gumuh Limo RT,08 RW 15, Desa Nogosari, Kec Rambipuji, Ipar Korban dinyatakan hilang. Senin (8/2)

Mereka berangkat sejak tanggal (23/1), menuju Batam  naik kapal menuju Ke Malaysia, Senin tanggal (25/1) pada pukul 17.00 mengabarkan kalau kapal mulai berlabuh, pada hari selasa (26/1)Istri Korban Wike Widiyowati, melihat berita di Televisi, tengelamnya kapal menuju ke Malaysia. “Jelas Akp Ribut

Masih Kata AKP Ribut “Keluarga Koban Untuk mencari kabar kebenaran berita tersebut Ke Hot Line Marsanda di Malaysia, dan mebenarkan adanya tenggelamnya sebuah kapal dari Batam, Serta diminta segera mengirimkan Sebuah Foto Korban semasa hidup, “Ungkapnya  

Lanjut Akp Ribut “Minggu (8/2) Polsek telah mendapatkan telpon dari Tim Forensik Kepulauan Riau,  untuk menanyakan kebenaran Mujianto, ternyata korban putra dari Astutik (48), dan baru empat bulan menikah dengan Wike Widiyowati adik dari Narwiyanto, “Paparnya

Selebihnya keluarga korban, Ibu Astutik, Alif Priyono Kakak dan Adiknya Mardiatul Hikmah, diambil sample darahnya oleh tim medis. “Jasat Korban rencanaya tiba di Bandara Juanda Selasa Dini Hari, piahaknya akan melakukan penjemputan bersama petugas Medis dan pihak keluarga Korban”Pungkas Ribut  

Diberitakan sebelumnya Murai(40), tenaga kerja Indonesia (TKI) Kamis (3/9/2015), jadi korban tenggelamnya kapal tongkang di perairan Sabak Berenam, Selangor, Malaysia. Kedatangan Jenazah warga dusun Kasian, desa Surut, kecamatan Panti, Rabu siang (9/9), disambut isak tangis keluarga, sahabat dan kerabatnya.(edw)

Berita Terkait Perburuhan

No comments: