"Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.", "Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72.","Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke 72."
Custom Search

Jumat, 02 Juni 2017

Satlantas Polres Jember Perluas Area Ujian SIM

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Meningkatnya kesadaran Masyarat mengurus Surat Ijin Mengemudi (SIM) membuat Satuan Lalu-lintas (Satlantas) Kepolisian Resort (Polres) Jember Jawa Timur, perbaiki layanan.

Dengan memanfaatkan lahan, tempat motor dan mobil rongsokan, jadi tempat tes dan Praktek uji SIM yang luas, nyaman, bersih dan indah. “Lahan itu kita buat ruang uji roda 2, 3, dan 4, sekaligus ujian (praktik),” Kata Kapolres Jember, AKBP Kusworo Wibowo, usai resmikan arena ujian SIM di Satlantas, Jumat (6/2).

Kusworo menyampaikan bahwa perluasan lapangan praktek SIM adalah bagian dari tindaklanjut kuisioner yang pernah disebar beberapa waktu yang lalu. “Perubahan arena ujian praktek SIM ini diperluas salah satunya juga masukan dari masyarakat,” katanya.

Penyediaan sarana ini menjadi peting seiring meningkatnya kesadaran masyarakat, sehingga berpengaruh terhadap meningkatnya pemohon SIM baru. “Pelaksanaan ujian dalam setiap hari bisa mencapai 30-40 peserta, ini cukup tinggi sekali. Dan lokasi ujian baru ini dapat menjawab kebutuhan tersebut,” katanya.

Tempat ini juga mampu mempercepat proses pelaksanaan ujian, pelayanan bisa maksimum. Sebelum perluasan, para pemohon harus mengikuti ujian secara bergantian. Polanya, pemohon SIM untuk roda dua didahulukan, baru roda empat. “Apabila dilaksanakan pagi, selesainya bisa sore,” ungkapnya.

Namun kini, para peserta bisa langsung ujian bersama antara roda dua dan roda empat. Pola ini disebut dapat menghemat waktu hingga 50 persen, dibanding dengan cara lama. Sehingga saat ini, sambung Kusworo, bila ujian dimulai pukul 08.00 WIB, maka selesainya lebih cepat sekitar pukul 11.00 siang.

“Pola yang baru ini juga bisa melatih konsentrasi pengendara. Karena pada saat mengikuti ujian mereka bersama-sama sehingga seolah berada di jalan raya. Sebab di jalan raya, kendaraan itu tidak (berjalan) sendiri ya, ada roda dua dan roda empat juga,” tukasnya.

Kepolisian juga memberi perlakukan khusus disabilitas. Mereka akan didahulukan dari pemohon SIM C, tanpa harus menunggu sesuai antrian. “Namun untuk tempat ujian SIM D, lintasan praktiknya tetap sama dengan SIM C, hanya batasnya yang dilonggarkan,” Kata Kasat Lantas, AKP Nopta Histaris Suzan.

Pemohon SIM Iil (23) warga Bangsalsari dan warga Tanggul Cinda (20) menyampaikan bahwa tempat yang baru nyaman. “Seneng mas tempatnya luas, dan nyaman, bikin krasan mas. Mudah-mudahan ujian kedua ini saya bisa lulus,” ucap Iil yang diamini Cinda yang sama-sama gagal saat ujian pertama.  (edw/midd)

Berita Terkait Sosial Budaya

Tidak ada komentar: