"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Wednesday, November 1, 2017

Merasa Tertipu, Warga Banyuwangi Polisikan Adira Finance

Banyuwangi, MAJALAH-GEMPUR.Com. Merasa tertipu, Miseni (51) warga Kelurahan Kebalenan, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur laporkan Adira Finance Banyuwangi, ke Polisi.

Pasalnya, dirinya sudah melunasi seluruh angsuran, seperti pembayaran angsuran dan denda keterlambatan. Namun ketika sudah lunas sesuai jatuh tempo, saat meminta BPKB, tidak diberikan dengan alasan masih ada tunggakan denda sebesar Rp. 1,257.000,-

"Padahal setiap bulannya saya selalu membayar angsuran. Jika ada keterlambatan pun saya pasti membayar denda tersebut. Tapi kenapa sekarang saya harus bayar denda lagi. Ini kan penipuan," sergah Miseni, seraya menunjukkan kwitansi pembayaran berikut denda keterlambatan, Rabu (1/11/17).

Tak cukup disitu, Miseni yang merasa dirugikan, menelpon suaminya yang tak lain Ipda. Soenyoto anggota Polres Banyuwangi. Setelah dilakukan negosiasi, petugas Adira Finance masih tetap ngotot tidak mau menyerahkan BPKB Motor Honda Beat Nop P 5173 YM yang dikredit Miseni.

"Saya yang sudah melunasi angsuran selama 34 kali, mau ambil BPKB, eh kok pihak Adira menyuruh mbayar denda  1.257.000,-, Kata pihak Adira, denda itu muncul dari system, padahal dendanya langsung saya bayar saat colector datang mengambil angsuran kerumah saya," ungkap Miseni, didampingi suami.

Yang aneh lagi, jika mengacu pada bukti pembayaran, dalam kwitansi ini tertera jelas pembayaran angsuran dan denda keterlambatan. Namun pihak Adira bersikukuh tetap mengacu pada komputer. “Itu sistem yang buat manusia, terus kwitansi pembayaran untuk apa kalu gitu  ?”, katanya penuh tanya.

Seharusnya dengan alat bukti yang sah ini kan cukup, Untuk Ia berharap mendapatkan keadilan dengan melaporkan kasus ini ke Polres Banyuwangi. "Supaya kasus ini jadi terang benderang dan pihak leasing tidak semena-mena kepada debitur," tandasnya. (kim)

Berita Terkait Kriminal

No comments: