"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Monday, November 6, 2017

Para Narapidana Lapas Jember Ikuti Kursus Mengelas

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Untuk memanusiakan manusia, beberapa tahun belakangakangan Menkumham terus berupaya berbenah memperbaiki pengelolaan lembaga pemasyarakatan (lapas).

Tidak sekadar narapidana tempat menjalani hukuman badan, Untuk memanusiakan manusia, lapas juga berfungsi memberikan pembinaan kemandirian, sebagai bekal kepada para narapidana untuk memiliki keterampilan dan sikap agar siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi baru.

Seperti dilakukan Lapas Kelas IIA Jember, yang terus memberi pembinaan pembuatan kerajinan tangan, dan kursus perbekelan (Mengelas). "Ayunan ini adalah hasil karya warga binaan kami, setelah dapat bimbingan khusus dari Darwita." Ujar kepala Sub Seksi Bimbingan Kerja, Mamatrono SH, Senin (6/12/2017).

Kalapas klas IIA Jember baru baru dijabat oleh Sarju Wibowo, Bc,IP, SH,MH, Mengatakan penghuni warga binaan, dalam menjalini vonis hakim, supaya bisa mandiri dan di terima ditengah masyarakat, maka lapas berkewajiban memberikan pembekalan.

Menurut mantan Kalapas Bengkalis, kegiatan kali ini Sudah berlangsung 30 hari yang diikuti oleh 25 Napi dan bermitra Darwita, untuk membimbing ketrampilan mengelas Listrik membuat ayunan anak, agar nantinya bila sudah habis menjalani masa tahanan bisa mandiri untuk berkarya dan bisa diterima di tengah masyarakat.

"Diharapkan, melalui program ini, warga binaan bisa menjadi wirausahawan sehingga bisa berkarya usai menjalani hukuman. "Ada beberapa mantan warga binaan kami, yang setelah keluar bisa sukses menjadi pengusaha. Hal seperti ini kami harapkan bisa diperbanyak," pungkas Sarju.

Sementara ketua Darwita Doho selaku mitra Lapas Klas IIA Jember, pihaknya telah memberikan bimbingan praktek cara mengelas membuat ayunan anak. "Yang mana teknik yang baik dan benar serta aman, hasil karya ini bisa berguna dan bisa dimanfaatkan Sekolah-sekolah TK dan PUAD di Jember." tutur Doho

Doho menambahkan, bahwa karya dari para narapidana ini, sangat bagus, tidak kalah dengan karya di pasaran baik segi kwalitasnya. Mereka menurutnya terlihat sangat antusias mengikuti  pembinaan ketrampilan baik ketarampilan las maupun yang lain.

Salah satu perserta Rizal fahlevi, senang bisa mengikuti program perbengkelan. "Saya sangat senang Mas bisa mengikuti materi pengelasan membuat ayunan nantinya bila sudah keluar bisa meneruskan ilmu yang saya dapat." ungkap Rizal yang terjerat kasus Narkoba. (edw)

Berita Terkait Industri

No comments: