"Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017","Selamat Hari Pahlwan Republik Indonesia Tahun 2017"
Custom Search

Monday, 4 December 2017

Musim Hujan, Omset Penjalan Buah Di Situbondo Menurun

Situbondo, MAJALAH-GEMPUR.Com. Memasuki musim penghujan, sejumlah pedagang buah pasaran kabupaten Situbondo Jawa Timur mengeluh, pasalnya omset penjualannya turun drastis hingga 20 persen.

Salah satu pedagang di jalan Ijen wilayah kelurahan Mimbaan, Muhammad Nasir (45) mengaku, pelanggannya mayoritas adalah pedagang minuman dan makanan yang berbahan dasar buah-buahan. Jika omset penjualan mereka turun, maka otomatis omset penjualan buahnya juga akan turun.

“Kebanyakan pelanggan itu dari penjual minuman yang berbahan buah-buahan, tapi  kalau musim hujan seperti ini penjualan mereka menurun, makannya kami sebagai pemasok bahannya juga bisa dipastikan juga turun, sehingga para pedagang buah akan merugi” keluh Nasir,  Senin (04/12).

Meski tidak menjelaskan secara detail omset perharinya, penurunan omset ini sudah umum terjadi ketika musim penghujan. Ditambah lagi di musim hujan akan berpotensi buah akan cepat membusuk, Market sharenya hanya hajatan maulid nabi Muhammad SAW, namun tak bisa mendongkrak omset,” terang nya.

Sementara Nanik (30) seorang pedagang buah  di terminal Situbondo mengatakan, untuk harga berbagai jenis buah tetap stabil. Menurutnya, memang bika musim hujan, pembeli akan berkurang, meski harga buah di pasaran tidak ada perubahan, hanya saja pasokannya seringkali terlambat karena kondisi cuaca yang tidak menentu.

Kepala bidang perdagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan, (Disperindag), Situbondo Abdul Wahid Wahab, mengatakan, dalam  kondisi apapun pedagang  harus tetap mampu bersaing dengan pedagang lainnya dengan meningkatkan pelayanan kepada pembeli.

Para pedagang buah harus cerdas bagaimana melakukan pola dagangannya terjual laku demi menunjang stabilitas omsetnya. "Dalam era persaingan sekarang ini semua pedagang harus mampu dan cerdas bersaing untuk memikat para pembeli," kata Wahid.

Menurutnya, sebagai intansi teknis yang menangani perdagangan pihaknya tidak bisa mengintervensi pedagang karena mereka sebagai mitra kerja pemerintah. "Semua pedagang yang menjalankan usaha di wilayah Kabupaten Situbondo merupakan mitra pemerintah untuk melayani masyarakat," ujar wahid.(edo).

Berita Terkait Ekonomi Bisnis

No comments: