"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"
Custom Search

Monday, 22 January 2018

Belikan Motor Anak Sama Dengan Belikan Kain Kafan

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Membelikan sepeda motor kepada anak yang belum cukup umur, sama halnya dengan membelikan kain kafan, bukan lagi memberikan rasa manja kepada putra putrinya.

Meningkatnya angka kecelakaan lalulintas dan korban kecelakaan pada anak usia Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) lantaran mereka masih belum berhak untuk memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM).

Untuk menekan kejadian tersebut, Satuan Lalu-lintas (Satlantas)  Polres Jember melalui Kanit Dikyasa Ipda Agus Yudi Kurniawan melakukan sosialisasi di  beberapa SMP dan SMA maupun Taman Kanak-kanak dan Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) di Jember.

Menurut Ipda Agus Kurniawan,  pemahaman berlalu lintas diperlukan, kedisiplinan berlalulintas mutlak harus ditamamkan sejak usia dini. "Sosialisasi  diawali lomba mewarnai dan edukasi terhadap anak dengan media panggung boneka semeru."tuturnya di Paud Jamaitul Muktadin desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah.

Agus berharap, dengan adanya sosialisasi pada anak usia dini akan terbangun kesadaran tentang pentingnya keselamatan diri dan orang lain dalam berlalu lintas sehingga diharapkan pelanggaran lalu lintas serta kecelakaan akan berkurang.

Pada kesempatan tersebut, Kanit Dikyasa Satlantas Polres Jember juga mengimbau agar para orang tua menjemput dan antar anak nya yang belum cukup umur, berkedara di jalan umum.  Lebih berguna memggunakan sepeda angin (red Ontel) sekaligus bisa untuk berolah raga, badan juga akan lebih sehat.

Menurut Agus, membelikan sepeda motor pada anak belum cukup umur, samahalnya membelikan kain kafan pada anaknya, bukan lagi memberikan rasa manja kepada putar dan putrinya, untuk membiasakan anak belajar mandiri." ungkap Agus di hadapan Siwa dan siwi maupun orang tua  (edw).

Berita Terkait Pendidikan

No comments: