"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"
Custom Search

Monday, 9 July 2018

Bupati Jember Faida Jadi Pemateri Kaderisasi PDI Perjuangan

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Bupati Jember, dr Faida, MMR mendapat kehormatan didapuk sebagai pembicara dalam Kaderisasi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan di Jakarta, Senin (9/7/2018).

Kehadiran Faida di Forum itu dapat apresiasi Sekretaris DPC Taruna Merah Putih (TMP) Jember. “Saya bangga Beliau dapat kesempatan dalam sekolah partai untuk calon kepala daerah dan dapat kepercayaan sebagai pemateri di Forum terhormat itu.” Kata Rick Tumanggor

Kepercayaan itu lanjut Rick karena Bupati Faida selama ini sudah memberikan arah perjuangan yang jelas dalam peta politik Jember. "TMP sebagai sayap partai jelas saya akan terus mendukung kepemimpinannya, karena, Faida sudah memberikan arah perjuangan yang jelas dalam peta politik Jember”, katanya.

Dalam kesempatan itu, orang nomor 1 di Pemerintahan Kabupaten Jember dalam workshop “Kaderisasi PDI Perjuangan bertajuk Memenangkan Hati Rakyat” di kantor DPP PDI Perjuangan ini menurut rik mengaku bahwa dari Partai Politik bermoncong putih inilah dirinya mendapatkan pengemblengan Idiologi.

Dari penggemblengan partai inilah, diketahi dirinya ternyata seorang nasionalis. “Saya cocok dengan PDI Perjuangan yang sama-sama memperjuangkan wong cilik dan kaum marhaen, atau kaum duafa,  Dari pendekatan itulah program-program kerakyatan saya susun,” tuturnya.

Kesetaraan gender merupakan salah satu keunggulan PDI Perjuangan. Partai besutan Megawati Soekarnoputri itu memang memiliki banyak kader perempuan handal yang sudah duduk di di pemerintahan.  "Banyak partai menolak saya karena saya perempuan, tapi PDI Perjuangan menerima saya." Lanjutnya.

Untuk itu, dalam kesempatan itu Faida, menyampaikan rasa banggganya dan mengaku sangat beruntung mendapatkan kesempatan dalam sekolah di partai ini untuk calon kepala daerah. “Ternnyata betapa pentingnya kerjasama antara bupati dan parpol di daerah”, Pungkasnya. (eros).

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: