"Majalah Gempur Online kini hadir di Aplikasi Play store atau Google play. Untuk berlangganan berita-berita terbaru kami, silahkan download Aplikasi ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.mysel.majalahgempur"

Sunday, 1 January 2012

Bupati Jember Pertama, Ternyata Bukan Notohadinegoro


Oleh: Y. Setiyo Hadi (Mas Yopi)

(Pengamat Budaya Berdomisili Di Kencong dan  Ketua Taman Baca Budaya (TBB) SALAM Jember)

Raden Tumenggung Ario Notohadinegoro, berdasarkan kajian tim penulisan buku Wakil Rakyat Kabupaten Jember Tempoe Doeloe dan Sekarang 1931-2007, adalah Bupati Kabupaten Jember yang kedua[1]. Penjelasan tentang Notohadinegoro sebagai Bupati Jember Kedua berdasarkan penelusuran terhadap Regeering Almanak Voor Nederlandsch Indie antara tahun 1902 – 1938 tentang penjabat-penjabat di Kabupaten Jember[2].

RT Ario Notohadinegoro ditulis pertama kali dalam Regeering Almanak Voor Nederlandsch Indie Tahun 1931 sebagai Regent atau Bupati[3]. Sehingga dapat dikatakan RT Ario Notohadinegoro menjabat sebagai Bupati Jember sejak tahun 1931.


Regeering Almanak Voor Nederlandsch tahun 1930 menyebutkan bahwa Raden Tumenggung Wirjodinoto sebagai Bupati Jember[4]. RT Wirjodinoto diangkat sebagai Bupati Jember pada tanggal 17 September 1928.

Pengangkatan RT Wirjodinoto sebagai Bupati Jember sebagai tindak lanjut dari diberlakukannya Staatblad Nomor 322 Tahun 1928 tentang Bestuurshevorming Decentralisatie, Regentschappen Oost Java (Aanwijzing van Het Regentschap Djember als Zelfstandige Gemeenschap) tertanggal 9 Agustus 1928 ditandatangani Gubernur Jenderal De Graeff[5]. Keputusan ini diperkuat dalam Peovincial Blad van Oost Java, Serie A No. 8 Tanggal 7 September 1929 ditandatangani oleh Gubernur Jawa Timur pada saat itu yaitu Hademan pada tanggal 15 Agustus 1929[6].

Pemberlakuan Staatblad Nomor 322 Tahun 1928 secara efektif sejak tanggal 1 Januari 1929[7]. Tanggal 1 Januari ini kemudian dijadikan sebagai Hari Jadi Kabupaten Jember berdasarkan pemberlakuan secara efektif Staatblad Nomor 322 Tahun 1928.

Kewilayahan Regentschap Djember berdasarkan Staatblad Nomor 322 Tahun 1928 meliputi 7 (tujuh) District (Kawedanan). Yaitu: District Djember, District Kalisat, District Majang, District Rambipoedji, District Tanggoel, District Poeger dan District Woeloehan.

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: