"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Sunday, 25 February 2018

Umat Hindu Jember Menggelar Ritual Ruwatan Massal

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Ratusan umat Hindu di Jember dan Lumajang Jawa Timur, Minggu (25/2/2018) gelar upacara tradisi ritual massal, di areal Pure Amerta Asri Kecamatan Patrang.

Ritual dipandu Sulinggih dari Gianyar Bali ini, selain untuk menghilangkan energi negatif dalam diri seseorang dan melestarikan budaya warisan leluhur, ruwatan ini sebagai  sarana silahtrohmi mengingat ritual ruwatan kini sudah jarang dilakukan oleh orang perorang karena biayanya yang tinggi.

“Seperti ruwatan siraman dari 30 air sumur suci ini sarana penyucian diri dari energi negatif dalam diri seseorang yang dapat menjadi penghambat dikehidupan sehari-hari”. Demikian kata  ketum Perhimpnan Pemuda Hindu Indonesia (PPHI) Jember Komang Pasek Ardika , Minggu, (25/2/2018).

Ritual Raja Sewala (Singa), Bayuh Ruwatan Sapuh Leger, Mepades (potong gigi), berlangsung sejak pagi, siang hingga sore ini berjalan cukup hikmad. "Ritual ini jarang dilakukan, biaya mahal menjadi kendala utama masyarakat hindu di Jember." jelas Komang Pasek.

Menurutnya dalam prosesi ritual dihadiri oleh seluruh umat hindu dari Kabupaten Jember dan Kabupaten Lumajang  Jawa timur ini dipandu oleh Ida Pandita Mpu Dwi Acharya, Parama Santika dan Ida Pandita Istri MPU Dwi Acharya Parama Santika 

Salah satu umat hindu yang mengikuti ruwatan, Pasek Artana didampingi oleh Istrinya Agung ayu, mengatakan di jaman modern saat ini upacara ritual ruwatan semakin lenyap termakan oleh budaya lain, padahal ritual yang mengandung nilai religius merupakan warisan leluhur yang harus dilestarikan.

"Ruwatan atau bayuh sapuh leger yang kami ikuti ini sangat penting sebagai bagian dari aplikasi ajaran agama hindu, merupakan sebagai sarana atau media penyucian diri baik phisik dan rohani, Sehingga ada keseimbangan rohani dan phisik dalam mengarungi kehidupan." pungkas nya. (edw).

Berita Terkait Sosial Budaya

No comments: