"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"

Friday, 22 June 2018

Tujuh Pantai Wisata di Jember yang Paling Diburu di Lebaran ‘Ketupat’ ke Tujuh

Suasana Pantai Wisata Tawang Samudra (Mungker) Mojosari Puger
Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Masih belum lengkap rasanya jika pada saat lebaran ke tujuh (Ketupat; red jawa) Hariraya Idul Fitri, umat Islam di Kabupaten Jember Jawa Timur belum pergi ke Pantai.

Pasalnya tradisi ini sudah dilakukan turun-temurun sejak nenek moyang dulu. Akibatnya tujuh tempat wisata Pantai pesisir selatan Jember ini diburuh ribuan pengunjung, sembari membawa ketupat atau lontong berkuah santan Ayam pedas, tahu dan tempe yang dibawah dari rumah, mereka memakannya rame-rame.

Suasana Pantai Paseban Kencong
Sejak pagi hingga sore hari penuh-sesak dipadati ribuan, mungkin ratusan ribu, bahkan jutaan pengunjung yang pergi kepantai. “Rasanya tidak lengkap jika tidak pergi ke pantai”, kata Pitono kepada media ini saat hendak pergi ke pantai bersama istri, kedua anak dan menantunya Jumat (22/6/2018).

Menurutnya tradisi ini dilakukan setelah menjalani puasa sebulan penuh dan 1 syawal hingga hari ke enam, saling berkunjung, kepada keluarga, saudara dan tetangga saling bermaaf-maafan atas kesalahan, “Kemudian ditutup dengan hari raya ketupat di pantai dan setelah itu baru kita akan beraktifitas seperti biasa.

Ketujuh Pantai Wisata tersebut adalah tiga pantai yang terletak di Kecamatan Ambulu masing-masing  Pantai Payangan (Teluk Love), Pantai Witu Ulo, dan Pantai Pasir Putih (Papuma). Tiga Pantai Wisata  di kecamatan Puger yaitu Pantai Pancer, Pantai Mungker  (Tawang Samudra) Mojosari dan Pantai Getem Mojomulyo serta Pantai Paseban di Kecamatan Kencong. 

Informasi yang digali media ini bahwa meski memiliki kesan untuk berlibur, makan ketupat atau lontong di pantai adalah bentuk pertemuan agama dan tradisi khas Nusantara. Islam Nusantara tidak bisa serta merta dipisahkan dari pesisir. Pasalnya persebaran agama ini diawali dengan interaksi di pesisir pantai yang kemudian menjadi titik awal simbol agama.

Bukti jejak-jejak sejarah Islam masih banyak ditemukan di pesisir yaitu makam Sunan Bonang di pesisir Gresik, lokasi Islam Bayan di pesisir Lombok Utara, dan makam Syaikh Ibrahim Asmaraqandi di Palang, Jawa Timur. Situs ini menunjang lestarinya perayaan lebaran di pesisir. (eros).

Berita Terkait Sosial Budaya

No comments: