"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"
Custom Search

Friday, 21 September 2018

Blue Dart Memperluas Jangkauan Hingga Ke Setiap Rumah di India

Mumbai, India, MAJALAH-GEMPUR.Com. Blue Dart, penyedia layanan logistik terkemuka India, dan DPDHL, Jumat (21/9/18) mengumumkan rencana ekspansi besar untuk dikirimkan ke setiap rumah di India.

Di tengah meningkatnya permintaan akan pengiriman di kota-kota tingkat II, III & IV di India, Inisiatif ini adalah salah satu dorongan terbesar yang dilakukan untuk memperluas jangkauan Blue Dart ke setiap sudut India dan bertujuan untuk mencapai 19.100+ kode pin pada Desember 2018.

Sejak Januari 2018, Blue Dart telah memperluas jangkauannya dari 6.164 kode pin menjadi 17.677+ kode pin di seluruh negeri, Saat ini mencapai cakupan kode pin 100% di 16 negara bagian dan wilayah persatuan yang mencakup Madhya Pradesh, Bihar, Odisha, Uttar Pradesh, Haryana, Delhi, Punjab, Goa, Telangana, Gujarat, Jharkhand, Bengal Barat, Pondicherry , Daman & Diu, Chandigarh dan Dadra & Nagar Haveli.

Anil Khanna, Managing Director, Blue Dart Express Limited mengatakan, "Sebagai perusahaan logistik terkemuka di India, kami berkomitmen untuk hanya memberikan yang terbaik bagi pelanggan kami. Kami secara agresif memperluas jaringan kami untuk menjangkau setiap rumah di India”, jelasnya.

Untuk memungkinkan cepat, efisien dan pengiriman yang andal untuk pelanggan B2B dan B2C Kami berada dalam jalur yang baik untuk mencakup semua kode pin di India, dengan sudah ada 17.677+ kode pin dan 100% cakupan kode pin di 16 negara bagian dan wilayah serikat.

Strategi Blue Dart sejajar dengan Visi Pemerintah di India dan berbagai inisiatif negara, untuk lebih memungkinkan bisnis dan menghasilkan lapangan kerja di seluruh negeri, sebagai bagian dari ekspansi, Blue Dart telah membuka lebih dari 939+ fasilitas baru (disebut NBDO - New Blue Dart Offices) untuk melayani basis konsumen yang besar di lokasi pedesaan dan terpencil”, katanya. (*).

Berita Terkait Ekonomi Bisnis

No comments: