"Selamat kepada 14 Partai Politik Nasional dan 4 Partai Politik Lokal Aceh yang lolos menjadi peserta Pemlihan Umum Tahun Tahun 2019"
Custom Search

Wednesday, 12 September 2018

Danrindam V Brawijaya Tutup Diktukbasus Babinsa 2018 di Jember

Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Komandan Rindam V/Brawijaya, Kolonel Inf Dendi Suryadi SH. MH, Rabu (12/9/2018) Resmi tutup Diktubasus Babinsa 2018, di Secaba Rindam V Brawijaya Sukorejo Jember. 

Pendidikan Pembentukan Bintara Khusus Babinsa (Diktukbasus) ini merupakan pendidikan pengembangan prajurit yang sudah berdinas di kodim jajaran kodam V/Brw dan menjabat Babinsa. Diktuk basus babinsa 2018 ini diikuti oleh 471 siswa yang berasal dari seluruh satuan jajaran Kodam V/Brw.

Kegiatan ini yang digelas selama sebulan sejak Kamis (16/8/2018) ini dimaksudakan untuk meningkatkan Profesionalisme Badan Pembina Desa (Babinsa) Wilayah Rindam V/ Brawijaya berpangkat Tamtama. Demikian disampaikan  Kolonel Inf Dendi saat menjadi Inspektur Upacara penutupan.

Tampak hadir dalam upacara penutupan tersebut yaitu Ketua Pengadilan (PN) Jember, Bambang Pramudya, Kasbrig 9/2 Raider Letkol inf Rudianto, Kasdim 0824/Jember Mayor inf Sampak, Katim gomil Rindam V/ Brawijaya Letkol inf Agos Sujianto, serta Pejabat tinggi jajaran Korem 083 Malang.

Menurutnya kegiatan yang diikuti  471 siswa Tamtama ini digelar selama sebulan. "Para peserta adalah yang selama ini menjabat sebagai Babinsa kriteria tertentu melalui proses seleksi dan satu bulan kedepan mereka yang berpangkat Kopral satu  akan dilantik menjadi bintara dengan pangkat sersan Dua" ungkapnya.

Dikatakannya bahwa pemerintah sudah melakukan kegiatan ini berkali-kali,  "Kegiatan ini sudah berlangsung beberapa kali, dengan pertimbangan bahwa kemungkinan besar akan dilanjutkan tahun depan dengan pertimbangan bahwa kami masih sangat membutuhkan Bintara dalam jumlah yang sangat besar" Terangnya.

Karena, tugas dan tanggung jawab Lembaga ini sangat penting, untuk menghasilkan prajurit TNI AD unggul, berkwalitas, proposional, dan mampu beradaptasi dengan berbagai medan di seluruh belahan wilayah Indonesia. Untuk itu ratusan prajurit siwa (Persis) ini akan digembleng dengan lmu kemilireran.

Peserta diharapkan dapat  menjalankan tugasnya lebih maksimal. "karena mereka jadi ujung tombak TNI AD yang sudah jadi Tamtama dan sudah menjadi Babinsa, akan bekerja dengan lebih baik, kinerjanya bisa lebih bagus, semangatnya lebih tinggi dan menguasai tugasnya lebih maksimal"pungkasnya. (edw).

Berita Terkait Politik dan Hukum

No comments: