Translate

Iklan

Iklan

Mahasiswa Jember Kritisi Impor Pangan dan Kebijakan Agraria

9/24/18, 23:30 WIB Last Updated 2018-09-25T12:15:32Z
Jember, MAJALAH-GEMPUR.Com. Peringati Hari Tani Nasional (HTN) atau Agraria, para Mahasiswa dari Ikatan Badan Esksekutif Mahasiswa Pertanian Indonesia (IBEMPI) Senin (24/9/2018) gelar aksi di Bundaran Depan Kantor DPRD Jember.

Mereka kritisi kebijakan Impor pangan dan kebijakan Agraria di Pemerintahan Joko Widodo. Ratusan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi seperti dari Fakultas Pertanian Unej dan  Universitas Islam Jember (UIJ) serta Universitas lain terus menyuarakan aspirasi para petani.

“Kami menyuarakan Hak-hak Petani, karena lahanya telah dirampas, hingga kini belum dikembalikan, terus dimana nawacita Agraria Jokowi mengenahi reforma agraria, yang akan membagikan lahan kepada para petani agar dapat  dikelola seluas-luasnya”, kata Ketua jatim IBEMPI, Moh Sholeh.
.
Untuk itu kami mendesak pemerintah, segera merealisasikan reforma agrarian sesuai UU Pokok Agraria No. 5 Tahun 1960 yang telah ditetapkan oleh Presiden Ir Soekarno.  “Nawacita Agraria  masih belum berjalan optimal, untuk itu kita menginginkan reforma agrarian sejadi benar-benar diwujudkan”,  harapnya.

Kibijakan impor pangan oleh Menteri Perdagangan semakin memperpuruk petani. “Menurut Kementan Surplus untuk masalah pangan, tetapi menurut Kemendag bilang Bulog butuh pasokan beras”, Gimana ini  menteri Kok berjalan sendiri-seneiri” katanya.  (eros).
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Mahasiswa Jember Kritisi Impor Pangan dan Kebijakan Agraria

Terkini

Close x